Senin, 07 Okt 2019 16:39 WIB

Follower Tambah 20 Ribu, Bamsoet Malah Matikan Instagram

Sudrajat - detikInet
Ketua MPR Bambang Soesatyo (Foto: Screenshoot 20detik) Ketua MPR Bambang Soesatyo (Foto: Screenshoot 20detik)
Jakarta - Ketua MPR RI Bambang Soesatyo punya banyak follower Instagram. Tapi siapa sangka dia pernah mematikan akunnya.

Pada Hari TNI, 5 Oktober 2019, Ketua MPR RI Bambang Soesatyo barulah mengaktifkan kembali akun instagramnya. Ia sempat mematikan instagramnya sejak 25 September, saat dirinya masih menjadi Ketua DPR. Salah satu penyebabnya, pada hari itu dia tiba-tiba mendapatkan sekitar 20 ribu follower.

"Iya bener, dalam sehari aja ada 20 ribu follower baru. Aneh kan, apalagi isinya maki-maki saya semua. Ya udah saya matiin aja deh hahaha," kata Bamsoet, begitu sapaan akrabnya, saat berbincang dengan detikcom di rumah dinasnya, Sabtu (5/10/2019).

Ia mengaku baru mengaktifkan kembali Instagram dengan 152 ribu follower itu beberapa jam sebelum menghadiri ulang tahun TNI di Halim Perdanakusumah. Siang harinya dia memposting foto dirinya bersama Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto.


"Dirgahayu TNI ke-74 semoga tetap bersama rakyat. Dari rakyat, untuk rakyat menuju Indonesia yang maju dan sejahtera," tulisnya. Postingan itu mendapat like 3.563 dan 87 komentar.

Ia menduga melimpahnya follower dalam satu hari itu terkait dengan undangan terbuka Najwa Shihab. Pembawa acara Mata Najwa di Trans7 itu lewat akun twitternya mengundang Bamsoet untuk tampil di acaranya yang akan membahas isu bertema, 'Ujian Reformasi'.

Hal itu terkait dengan gelombang aksi unjuk rasa di berbagai daerah menolak UU KPK yang baru dan revisi KUHP. Sehari sebelumnya Bamsoet menyambangi para mahasiswa di depan Gedung DPR untuk berdialog. Tapi dialog akhirnya batal karena di lokasi dia terkena gas air mata.


"Pak Ketua DPR yth, jika benar ingin berdialog dgn mahasiswa, dgn rendah hati kami undang ke @matanajwa malam ini. Jadi publik bisa ikut menyimak. Jangan khawatir, tidak akan ada gas airmata di @matanajwa."

Tapi dengan alasan telah punya agenda lain yang sudah terjadwal Bamsoet tak memenuhi undangan tersebut. Posisi Bamsoet akhirnya digantikan Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah. Dari pemerintah tampil Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko.

"Dia ngundang pagi untuk tampil di acara malamnya ya kalau mendadak gitu kan repot. Enggak fair buat yang dah janjian lama kan. Saya bilang ke staf, tolong sampaikan maaf gak bisa hadir," tutur Bamsoet.

Simak Video "Bamsoet Bicara Usulan Pemberantasan Korupsi Jadi Konstitusi"
[Gambas:Video 20detik]
(jat/fay)