Senin, 07 Okt 2019 13:45 WIB

Jualan Donat, Merchant Ini Raih Omzet Hingga 80% Lewat GoFood

Yakob Arfin - detikInet
Head of GoFood Strategy Bella Chyntiara, Owner Ponut Donut Hendrik, dan Senior Marketing Manager GoFood Marsela Renata/Foto: Dok. Gojek Head of GoFood Strategy Bella Chyntiara, Owner Ponut Donut Hendrik, dan Senior Marketing Manager GoFood Marsela Renata/Foto: Dok. Gojek
Jakarta - Berkat adanya teknologi kini pengusaha kuliner semakin mudah untuk mengembangkan usahanya. Bila sebelumnya menggunakan metode konvensional untuk memperkenalkan produknya, dengan hadirnya GoFood kini semakin mudah menawarkan makanan kepada pelanggan kapan pun dan di mana pun.

Hendrik salah satunya. Sejak bergabung dengan GoFood, owner Ponut Donut ini merasakan keuntungan yang signifikan terhadap bisnis yang ia geluti. Kehadiran teknologi tersebut berpengaruh positif terhadap usaha yang ia rintis.

"Teknologi tentunya juga memberikan pengaruh yang signifikan untuk berbisnis saat ini. Dengan bergabung di GoFood misalnya, kita tidak hanya mengandalkan pemasaran produk dengan cara yang lama dan mengharapkan pelanggan untuk datang. Namun, justru kita yang menawarkan produk yang bisa dinikmati pelanggan kapan pun dan di manapun dengan GoFood," kata Hendrik dalam keterangan tertulis, Senin (7/10/2019).


Dengan hadirnya GoFood, Hendrik merasakan banyak kemudahan semenjak menjadi mitra merchant. Ia mengaku melalui fitur orderan dan layanan pengiriman melalui driver Gojek, memudahkannya untuk memberikan pelayanan kepada para pelanggannya.

"Kemudian biasanya kalau di GoFood kan ongkos kirim suka ada promo, jadi pelanggan pun ikut senang," tambahnya lagi.

Selain kemudahan-kemudahan tersebut, keberadaan GoFood juga berdampak terhadap peningkatan penjualannya.

"Yang pasti meningkat juga yaitu jumlah penjualan sampai 20-30% dan omzet penjualan kita mencapai 80% dengan GoFood," terangnya.

Ia menilai bahwa peluang untuk memulai usaha di industri kuliner semakin besar dan masih banyak yang dapat dieksplor untuk membuat inovasi makanan dengan mempelajari tren kuliner yang sedang hits. Apalagi tahun 2019 ini angka transaksi GoFood meningkat sebesar 133% dari tahun 2018.

Sehingga fitur GoFood menjadi barometer tren kuliner dan dapat menjadi media yang baik bagi para pelaku usaha untuk menganalisis tren kuliner apa yang sedang hits, khususnya bagi pelaku usaha kuliner yang memulai dari lingkup kecil.

"Platform seperti GoFood juga menjadi layanan yang sangat membantu kami sebagai pengusaha kuliner untuk mengembangkan usaha apalagi usaha kuliner rumahan yang kita mulai dari lingkup kecil," kata Hendrik.


Sebagai salah satu merchant yang berhasil meraih omzet hingga 80% melalui GoFood, pemilik Ponut Donut ini berkesempatan untuk membagikan pengalamannya berkembang bersama GoFood di Jakarta Culinary Feastival.

"GoFood membantu resto kami lebih teratur dalam pencatatan keuangan sehingga kami bisa fokus menghadirkan inovasi kuliner yang bisa diterima dengan baik di masyarakat dan berkesempatan untuk bisa (kembali) membuka gerai tambahan di GoFood Festival JCF 2019," tambah Hendrik.

Ikut hadir dalam Jakarta Culinary Feastival menjadi pengalaman yang berkesan bagi Hendrik.

"Kita dapat kesempatan langsung untuk ketemu sama teman-teman merchant GoFood yang keren-keren dan sangat inspiratif. Kita jadi banyak bertukar tips dan inovasi bisnis, kebetulan karena jenis kulinernya juga berbeda-beda kita bisa belajar dari kelebihan dan kekurangan masing-masing. Mungkin saja ada kesempatan untuk berkolaborasi ke depannya," tutupnya.

Simak Video "Gojek Perangi Sampah Plastik, KLHK: Semoga Bisa Menginspirasi yang Lain"
[Gambas:Video 20detik]
(prf/fay)