Sabtu, 21 Sep 2019 09:46 WIB

Tokopedia Setop Jual Rokok di Android, Kenapa?

Fino Yurio Kristo - detikInet
Kantor Tokopedia. Foto: tokopedia Kantor Tokopedia. Foto: tokopedia
Jakarta - Tokopedia memutuskan untuk menghentikan penjualan produk tembakau dan turunannya, termasuk rokok elektronik maupun cairan vape di aplikasi Android. Apa alasannya?

"Mulai 19 September 2019, produk tembakau, rokok elektrik, dan turunannya tidak lagi bisa dimunculkan pada seluruh aplikasi Android termasuk Tokopedia versi Android," tulis pemberitahuan Tokopedia.

Kebijakan ini tidak berlaku di semua platform, peminat masih dapat menemukan produk tersebut di situs mobile Tokopedia, website maupun aplikasi iOS. Tapi saat ini, produk tembakau dan turunannya sudah tidak dapat ditemukan di aplikasi Android.

VP of Corporate Communications Tokopedia Nuraini Razak, menjelaskan bahwa ada kebijakan global baru dari Google Play, di mana aplikasi dilarang memfasilitasi penjualan produk turunan tembakau seperti rokok elektronik dan cairan vape dalam platform Android.


"Tokopedia telah mengambil langkah untuk mengupayakan agar produk turunan tembakau ini, tidak lagi dapat ditemukan dalam aplikasi Tokopedia di platform Android," kata Nuraini dalam keterangan yang diterima detikcom.

"Sebagai platform teknologi Indonesia yang telah bertransformasi menjadi sebuah Super Ecosystem, Tokopedia menciptakan peluang bagi para penjual di Indonesia. Marketplace kami bersifat user generated content (UGC), dimana setiap pihak dapat melakukan pengunggahan produk di Tokopedia secara mandiri," tambahnya.

"UGC sangat bermanfaat dan memberikan kemudahaan bagi para penjual termasuk kreator lokal, namun harus kami sertai dengan aksi-aksi proaktif untuk menjaga norma dan menegakkan hukum yang berlaku," lanjut Nuraini.


Lebih lanjut, ia memaparkan bahwa Tokopedia memiliki kebijakan produk apa saja yang bisa diperjualbelikan di aturan penggunaan platform Tokopedia. "Tim kami senantiasa secara berkala memantau produk-produk di platform kami dan menindak produk-produk yang melanggar aturan penggunaan platform Tokopedia dan/atau hukum yang berlaku di Indonesia sesuai prosedur,"

"Kami juga memiliki fitur Pelaporan Penyalahgunaan dimana masyarakat dapat melaporkan produk yang melanggar, baik aturan penggunaan platform Tokopedia maupun hukum yang berlaku di Indonesia," pungkas Nuraini.

Simak Video "Fix! Tokopedia Gandeng BTS Jadi Brand Ambassador"
[Gambas:Video 20detik]
(fyk/fyk)