250 Channel Musik dan Video
Layanan TV Internet Segera Hadir
- detikInet
Jakarta -
Sebuah perusahaan telah menghubungkan lebih dari 80 ribu rumah di California Utara dengan jaringan fiber optik. Ini dilakukan karena mereka berniat membuat layanan TV berbasis internet. Sedianya layanan ini bisa mengirimkan program, termasuk acara-acara berdefinisi tinggi.SureWest Communications, yang berbasis di Roseville mengklaim mereka akan menjadi penyedia layanan broadband pertama di negara tersebut untuk pengiriman program High Definition (HD) secara komersial lewat teknologi Internet Protocol (IP).Menurut Wakil Presiden dan Kepala Teknologi SureWest, Bill DeMuth, layanan terkait telah diuji coba. Sedangkan pemasarannya akan dilakukan pada November mendatang. SureWest menambahkan, layanan ini bisa mengirimkan 260 channel musik dan video ke pelanggan. Tidak hanya itu, pelanggan pun bisa mendapatkan akses internet berkecepatan tinggi serta layanan akses suara. Sebanyak 15 channel merupakan channel high-definition."Ini lebih baik dari apa yang diharapkan dari televisi mereka dan kami tertantang untuk menjadi yang terdepan melalui langkah ini,"tandas Bill DeMuth, Wakil Presiden dan Kepala Teknologi SureWest seperti dilansir Associated Press yang dikutip detikinet Rabu (26/10/2005).Sementara itu, sejumlah perusahaan telekomunikasi pun tengah memperluas jaringan-jaringan fiber optik ke perumahan. Mereka melihat bandwidth yang besar sebagai kesempatan untuk menarik pelanggan. Terutama mereka yang terbiasa dilayani oleh operator kabel. Seperti layaknya perusahaan kabel yang menawarkan layanan suara lewat Internet Protocol atau yang lebih dikenal dengan VoIP.Di sisi lain, Verizon Communications Inc. juga siap meluncurkan layanan televisi berbasis fiber di Keller, Texas. Tetapi sistim yang ditawarkan hanya memakai IP untuk video on demand. Pemrograman reguler, termasuk konten berdefinisi tinggi, bertumpu pada teknologi yang lebih tradisional.Salah seorang juru bicara Verizon, Sharon Cohen-Hagar mengatakan, pihaknya merasa IPTV membutuhkan pengembangan lebih lanjut sebelum disebarluaskan secara besar-besaran.
(ien/)