Selasa, 20 Agu 2019 15:08 WIB

Donald Trump: Google Harus Digugat

Aisyah Kamaliah - detikInet
Donald Trump. Foto: REUTERS/Carlos Barria Donald Trump. Foto: REUTERS/Carlos Barria
Washington - Donald Trump baru-baru ini menuliskan cuitan soal tuduhannya pada Google yang menurutnya patut mendapatkan gugatan. Diklaim oleh presiden ke-45 Amerika Serikat tersebut, Google telah memanipulasi dukungan untuk Hillary Clinton pada pemilihan tahun 2016.

"Wow laporannya baru saja keluar! Google memanipulasi mulai 2,6 juta hingga 16 juta untuk Hillary Clinton. Google harus digugat. Kemenangan saya lebih besar dari pada yang dipikirkan! @JudicialWatch," tulis Trump.

Laporan tersebut merupakan referensi dari dokumen bernama Project Veritas di mana Google dituding memihak Hillary. Meski begitu CNBC menyebutkan dokumen tersebut tidak terlihat memenuhi unsur manipulasi atau bias.


Project Veritas hanya memuat diskusi internal tentang bagaimana Google menentukan apakah sumber berita kredibel atau mengandung ujaran kebencian.

Sebelumnya, mantan insinyur software Google menuduh perusahaannya telah melakukan bias dari hasil pencarian yang menguntungkan Hillary Clinton. Sejak itu Trump memberikan pengawasan pada Google dan menuangkan tweet 'kami kini mengawasi Google dengan ketat'.

Tuduhan juga dilayangkan oleh psikolog bernama Robert Epstein. "Hasil pencarian bias di algoritma pencarian Google sepertinya berdampak pada voter yang belum memutuskan sehingga memberikan setidaknya 2,6 juta suara untuk Hillary," cetusnya.

Sejauh ini Google belum memberikan komentar terkait hal tersebut. Namun, Hillary Clinton telah memberikan jawaban atas tuduhan Trump dengan memberi bantahan tegas.



Simak Video "Muak dengan Donald Trump, Rihanna: Dia Manusia Paling Sakit Jiwa!"
[Gambas:Video 20detik]
(ask/fyk)