Rabu, 14 Agu 2019 14:55 WIB

Soal Wacana Awasi Netfix cs, KPI: Tunggu 21 Agustus

Agus Tri Haryanto - detikInet
Foto: Agus Tri Haryanto/detikINET Foto: Agus Tri Haryanto/detikINET
Jakarta - Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) baru berencana memberikan pernyataan resmi seputar kemungkinan pengawasan Netflix hingga YouTube pada tanggal 21 Agustus.

Hal itu dikatakan Wakil Ketua KPI Mulyo Hadi Purnomo usai diserahi petisi online berupa penolakan netizen terhadap adanya wacana pengawasan media nonkonvensional tersebut.

"Kalau bahasa sinetronnya, tunggu tanggal mainnya," ujar Mulyo di Kantor KPI, Jalan Juanda, Jakarta, Rabu (12/8/2019).




"Kami akan bahas ini dan beri pernyataan pada tanggal 21 Agustus. (Kenapa?) Kami harus bicarakan ini ke dalam internal KPI. Jadi, untuk hari ini tidak bisa komentar," sambungnya.

Alasan kenapa KPI baru menentukan sikap pekan depan, menurut Mulyo, adalah karena struktur keorganisasian KPI 2019-2022 baru saja dilantik pekan lalu. Disampaikannya, tiap komisioner KPI masih harus menyelesaikan tugas dan izin masing-masing ke lembaga atau tempat kerjanya yang dulu sebelum bertugas.




"Jadi, ini pergantian komisioner. Beberapa harus menyerahkan tugas, termasuk meminta izin kepada lembaga masing-masing. Saya juga baru datang mengurus proses izin meninggalkan kerjaan di Semarang. Kemungkinan teman-teman baru kumpul sekitar tanggal 20 Agustus balik ke sini, setelah itu koordinasi dengan yang lain," tuturnya.

Pada tanggal 20 Agustus pula, kata Mulyo, internal KPI akan ada rapat khusus untuk membahas sikap mereka soal pengawasan Netflix Cs, sehingga sehari berikutnya KPI akan memberikan pernyataannya ke publik.

"(Sampai saat ini belum ada kesimpulan atau penjelasan) baru ada tanggal 21 Agustus," pungkasnya.

Soal Wacana Awasi Netfix cs, KPI: Tunggu 21 Agustus
(agt/krs)