Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network
detikInet
Adu Lantang #PersijaDay vs #PSMday di Media Sosial

Adu Lantang #PersijaDay vs #PSMday di Media Sosial


Muhamad Imron Rosyadi - detikInet

Persija Jakarta vs PSM Makassar dalam laga leg pertama final Piala Indonesia. Foto: Rifkianto Nugroho
Jakarta - Lagu lama sepak bola Indonesia kembali dilantunkan. Adalah aksi anarkis yang masih terus menodai belantika salah satu olahraga paling populer di Tanah Air ini.

Kemarin, ratusan massa diduga pendukung klub PSM Makassar mengadang bus milik Persija Jakarta di Stadion Mattoanging, Makassar. Bus dicegat setelah para pemain tim berjuluk Macan Kemayoran melakukan latihan menjelang laga final Piala Indonesia leg kedua. Sejumlah suporter bahkan memukul dan melempari bus tersebut dengan batu.

Hal ini yang membuat laga leg kedua final Piala Indonesia antara Persija jakarta dan PSM Makassar jadi di ambang ketidakpastian. Meski demikian, hal tersebut tidak menyurutkan animo warganet dalam mendukung tim favoritnya masing-masing.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT


Di media sosial Twitter, misalnya. Tagar #PersijaDay dan #PSMDay ramai-ramai digaungkan oleh suporter kedua tim.

Akun Twitter PSM pun juga terlihat menggalakkan dukungan bagi tim berjuluk Juku Eja tersebut. Tak lupa, ia juga mengingatkan bahwa rivalitas antara PSM dan Persija hanya terjadi selama 90 menit pertandingan. "Ingat, rivalitas sebatas di atas lapangan, selebihnya tanpa batas kita bersaudara," tulisnya.

Lebih lanjut, akun Twitter PSSI juga menyiratkan bahwa pertandingan akan digelar sebagaimana dijadwalkan. "Pertandingan PSM Makassar kontra Persija Jakarta dapat disaksikan lewat aplikasi KitaGaruda," tulis akun tersebut.

Semoga kekerasan tak lagi timbul saat sebelum, selama, dan sesudah pertandingan final Piala Indonesia tersebut. Lebih jauh, semoga para suporter sepak bola Indonesia dapat lebih dewasa dalam mendukung tim kesayangannya masing-masing.













(mon/mon)





Hide Ads