Selasa, 25 Jun 2019 08:45 WIB

Alasan Grab Pilih Operasikan Bentor dan Betor

Uji Sukma Medianti - detikInet
Ilustrasi. Foto: Grandyos Zafna Ilustrasi. Foto: Grandyos Zafna
Jakarta - Selain meluncurkan GrabBajay pada Mei lalu, Grab telah lebih dulu mengoperasikan Grab Betor dan Grab Bentor di Medan dan Gorontalo pada 2017 dan Maret 2019 lalu. Tujuannya, untuk mempromosikan pariwisata dengan melalui moda transportasi ikonik daerah masing-masing.

"Yang kita kedepankan bersamaan dengan moda transportasi saat ini adalah untuk (mengkampanyekan) Wonderful Indonesia," kata President of Grab Indonesia Ridzki Kramadibrata di Museum Bank Indonesia, Jakarta, Senin (24/6/2019).

Ridzki mengatakan, saat ini jumlah mitra pengemudi GrabBetor di Medan telah mencapai 40 mitra sedangkan GrabBentor di Gorontalo ada 80 mitra. Adapun, untuk GrabBajay di Jakarta sudah ada 50 mitra saat ini.


"Sejauh ini respon dari masyarakat cukup tinggi. Karena pesanan selalu lebih tinggi daripada suplainya. Semua mitra pengemudi bajaj selalu terpakai," jelasnya.

Adapun, Medan dan Gorontalo dipilih lantaran masih membutuhkan bantuan untuk mempromosikan pariwisatanya. Oleh karena itu, pihaknya mengedepankan dua kota itu terlebih dahulu.

Ia menjelaskan karakteristik dua kota tersebut tentunya berbeda dengan destinasi di Pulau Jawa dan Bali. "Kita lihat potensi lokalnya kan ada di 22 kota.
Terus terang kita pilih Gorontalo karena lebih membutuhkan. Kalau Yogya dan Bali sudah tinggi secara alamiah turisnya, sedangkan Gorontalo masih butuh bantuan," ungkapnya.


Kendati begitu, tidak menutup kemungkinan Grab juga akan membuka moda transportasi ikonik daerah lainnya seperti andong dan lain-lain.

"Tentunya nanti saya akan koordinasi dengan Pak Menpar, salah satu target kita selanjutnya andong di Yogya," pungkasnya. (prf/krs)

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed