Rabu, 19 Jun 2019 14:43 WIB

Kok Instagram Bisa Down Sampai Dua Kali dalam Sepekan?

Kris Fathoni W - detikInet
Foto: Carl Court/Getty Images Foto: Carl Court/Getty Images
Jakarta - Pengguna Instagram secara global baru saja meradang karena layanan berbagi foto itu tumbang. Padahal insiden Instagram down juga terjadi kurang dari sepekan lalu.

Dari pantauan situs Downdetector.com, insiden Instagram down teranyar dilaporkan pengguna terjadi di sejumlah wilayah Amerika Serikat, beberapa negara di Amerika Latin, sebagian negara Eropa dan Asia. Indonesia tidak terdampak.




Banyak pengguna mengeluhkan tidak dapat me-refresh feed saat membuka aplikasi Instagram di ponsel mereka. Usaha mengakses lewat web pun malah menampilkan 5xx Server Error.

Downdetector.com mencatat bahwa layanan Instagram paling tidak tumbang, atau minimal sulit diakses oleh pengguna, selama 06:36:57 pada insiden tanggal 18 Juni waktu setempat. Belum ada keterangan resmi dari Instagram perihal tumbangnya layanan mereka.

Kejadian teranyar ini tak ayal bikin pengguna Instagram kelabakan. Apalagi masih segar di ingatan bahwa menjelang akhir pekan lalu, media sosial milik Facebook tersebut juga tumbang. Maka tak sedikit yang mempertanyakan, termasuk dengan gaya lebay, bisa-bisanya Instagram down sampai dua kali dalam waktu kurang dari sepekan.


Pada insiden tumbang pekan lalu, layanan Instagram mengalami masalah secara global dengan durasi lebih lama ketimbang saat ini. Sebuah data dari Downdetector.com mencatat bahwa pada tanggal 14 Juni lalu Instagram paling tidak tumbang selama 13:54:20.

Lewat Twitter, yang juga menjadi tempat pelarian favorit pengguna dalam berkeluh-kesah saat layanan Instagram down, saat itu Instagram menyatakan permohonan maaf walaupun tidak memaparkan alasan di balik insiden tumbang.




Pada dasarnya, layanan besar seperti Instagram secara reguler memang menghadapi potensi tumbang atas berbagai alasan. Tapi kali ini Instagram bahkan belum terpantau bercuit apa-apa mengenai insiden tumbang teranyar.

Terbetik salah satu dugaan bahwa insiden Instagram down kali ini berkaitan dengan proses uji coba cara cepat memulihkan akun yang kena hack. Dalam cuitannya, yang juga di-retweet akun resmi Instagram, Adam Mosseri sang bos sudah mengonfirmasi proses pemulihan akun secara praktis itu, yang mana disebutnya bertujuan menciptakan pengalaman pengguna yang lebih baik dalam ber-Instagram.




Nah, cuitan Mosseri ini berjarak tak berapa lama sebelum tumbangnya layanan Instagram teranyar. Tak pelak ada yang menduga bahwa kedua hal tersebut berkaitan.


Dalam skala global, paling tidak pada bulan April lalu pengguna Instagram di penjuru dunia juga mengeluhkan layanan yang tumbang. Ketika itu Instagram kompak down bersama Facebook dan WhatsApp.


Tumbangnya Instagram di bulan April saat itu juga terjadi dalam rentang waktu sekitar satu bulan usai insiden serupa. Pada 14 Maret 2019, Facebook cs down dalam waktu sampai belasan jam dan disebut sebagai gangguan terlama sepanjang 15 tahun sejarah perusahaan.


Tak diketahui persis alasan di balik tumbangnya trio layanan itu di bulan Maret, walaupun ada yang mengaitkannya dengan rencana integrasi antara Facebook Messenger, Instagram, dan WhatsApp. Dalam konteks ini diduga ada bug yang mempengaruhi hampir semua layanan utama Facebook dalam proses uji pengintegrasian.




Satu hal yang pasti, saat ini pengguna Instagram bakal berharap layanan favoritnya itu tak lagi "hobi" tumbang apalagi sampai berlama-lama. Jika pun nasibnya masih seperti itu Twitter niscaya akan kembali jadi tempat pelarian favorit yang siap menerima curhatan pengguna Instagram dengan tangan terbuka.


(krs/fyk)

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed