Selasa, 18 Jun 2019 16:27 WIB

Apa Alasan Grab Mau Berlakukan Denda Pembatalan Order?

Moch Prima Fauzi - detikInet
Foto: Rifkianto Nugroho Foto: Rifkianto Nugroho
Jakarta - Grab punya alasan khusus saat memberlakukan denda bagi pelanggan yang membatalkan oderan. President of Grab Indonesia Ridzki Kramadibrata, menegaskan hal ini untuk memberikan pelayanan yang lebih baik.

"Jadi ini sebenarnya untuk memberikan pelayanan yang optimal untuk kedua belah pihak supaya lebih adil. Pelanggan engak perlu khawatir karena ada beberapa kriteria untuk sampai kena biaya pembatalan," ujar Ridzki saat dihubungi, Selasa (18/6/2019).

Kebijakan ini diambil karena Grab memperhatikan keluhan para mitranya yang kerap mengalami pembatalan orderan. Keluhan ini sudah lama dilaporkan oleh para mitra sehingga menjadi prioritas utama Grab dalam mengambil kebijakan.




"Kita selalu setiap bulan memonitor apa sih concern dari mitra pengemudi atau pelanggan, top concern-ya apa. Ini kita melihat bahwa salah satu top concern-nya mereka mungkin ini. Jadi mereka datang, tapi pelanggannya enggak ada, atau misalnya tidak menentukan titik lokasi yang jelas, jadi di-cancel padahal sudah jauh-jauh," lanjut dia.

"Masukan ini sudah dari dulu, mungkin dari awal-awal. Tapi kita melihat apakah ini bisa kita lakukan dari sisi teknologi kemudian juga apakah ini sudah saatnya untuk pelanggan, tentunya banyak juga pertimbangan," imbuh Ridzki.

Denda untuk pembatalan ini diuji coba di Lampung dan Palembang dengan biaya Rp 1.000 untuk pelanggan GrabBike dan Rp 3.000 bagi pelanggan GrabCar. Uji coba berlangsung selama satu bulan dimulai pada 17 Juni 2019.




Denda akan dikenakan apabila penumpang membatalkan pemesanan di atas 5 menit sejak mendapatkan mitra pengemudi, dan membatalkan pemesanan ketika pengemudi sudah menunggu lebih dari 10 menit di lokasi penjemputan.

Namun pembatalan akan dihapuskan jika mitra pengemudi tidak tiba dalam waktu 5 menit setelah estimasi waktu kedatangan pertama kali muncul.

Sebagai contoh, jika estimasi kedatangan pengemudi terlihat 10 menit, namun penumpang sudah menunggu lebih dari 15 menit, maka tidak dikenakan tarif pembatalan.

Selain itu, penumpang sendiri tidak akan dikenakan biaya tambahan jika pengemudi yang membatalkan tepat setelah sampai dilokasi penjemputan. Pengemudi harus menunggu penumpang di titik jemput sebelum biaya pembatalan berlaku.


(prf/krs)

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed