Kamis, 02 Mei 2019 21:47 WIB

Bareng OVO dan Tokopedia, Grab Buat Program Patungan untuk Berbagi

Tia Reisha - detikInet
Foto: Tia Reisha Foto: Tia Reisha
Jakarta - Bertepatan dengan Hari Pendidikan Nasional sekaligus menyambut bulan Ramadan, Grab menggelar program Patungan untuk Berbagi yang berkolaborasi bersama dua platform digital lainnya, yakni OVO dan Tokopedia. Gerakan sosial ini mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk berdonasi melalui tiga platform tersebut khususnya di bulan Ramadan untuk mendukung pendidikan anak-anak Indonesia.

Program ini juga dilaksanakan mengingat data dari Survei Sosial Ekonomi Nasional (SUSENAS) di tahun 2017 yang menyatakan masih ada 4,4 juta anak Indonesia, termasuk yatim, piatu dan kurang mampu, yang belum memiliki jaminan pendidikan. Donasi yang terkumpul pun nantinya akan disalurkan oleh Rumah Yatim untuk memberikan pendidikan yang lebih layak dan berkesinambungan.

"Menjelang Ramadan, inovasi yang cocok memang adalah melalui program Patungan untuk Berbagi. Lewat program ini kita akan memudahkan masyarakat untuk bisa melakukan donasi yang dipermudah dengan teknologi. Masyarakat tinggal memilih lewat ketiga aplikasi yang banyak dipakai sehari-hari sehingga bisa melakukan donasi kapan saja dan dengan ini bisa langsung berkesinambungan kepada jutaan anak-anak di Indonesia, terutama anak-anak yatim yang membutuhkan lewat program bersama Rumah Yatim ini," ujar President of Grab Indonesia, Ridzki Kramadibrata di Jakarta, Kamis (2/5/2019).


Program Patungan untuk Berbagi akan menyalurkan beasiswa dan kebutuhan sekolah bagi anak-anak yatim dan kurang mampu melalui donasi digital. Bahkan, nantinya akan ada festival yang dilakukan di 8 kota besar di Indonesia. Pada festival tersebut, pengunjung dapat berdonasi dengan memindai QR code yang tersedia di lokasi festival.

"Memang dari event ini akan ada continuity, kita membuat festival yang berkaitan dengan program Patungan untuk Berbagi ini. Festivalnya akan ada di 8 kota, mulai dari ujung barat hingga ujung timur, yakni di Medan, Palembang, Jakarta, Bandung, Semarang, Surabaya, Yogyakarta, dan Makassar. Event-nya akan ada pada 22-28 Mei. Di sini orang bisa merasakan selain lewat online juga bisa melakukan aktivtas offline," lanjut Ridzki.

Pada event offline yang akan digelar nanti, pengunjung tidak hanya bisa ikut berdonasi tapi juga bisa ikut memeriahkan acara tersebut. Nantinya akan ada beragam merchant dari GrabFood, OVO, maupun Tokopedia yang ikut berpartisipasi.Tidak lupa di setiap kota juga akan ada ratusan anak yatim yang berpartisipasi dan diajak buka puasa bersama sehingga ini bisa menjadi suatu kegiatan yang berkesinambungan.


Bukan cuma itu, Grab, OVO, dan Tokopedia bahkan akan melipatgandakan setiap donasi yang terkumpul sampai dengan Rp 10 miliar untuk menegaskan betapa pentingnya pendidikan untuk yatim, piatu, dan kurang mampu yang menjadi fokus program ini. Dengan pendidikan yang layak, diharapkan dapat memutus rantai kemiskinan di Indonesia.

Meski diadakan khusus bulan Ramadan, Ridzki mengatakan tidak menutup kemungkinan jika program Patungan untuk Berbagi ini dilanjutkan sebagai program jangka panjang.

"Kita lihat dulu ini karena baru kita luncurkan saat ini. Pendidikan adalah hal yang bagus, Patungan untuk Berbagi adalah konsep yang pertama kali kita keluarkan. Nanti kita lihat review-nya setelah Ramadan ini. Kalau bagus hasilnya nanti kita lanjutkan atau mungkin kita perbaiki lagi,"tutup dia. (mul/ega)