Rabu, 24 Apr 2019 09:21 WIB

Kehilangan Banyak Follower, Trump Protes Bos Twitter

Fino Yurio Kristo - detikInet
Pertemuan Trump dengan Dorsey. Foto: Twitter Pertemuan Trump dengan Dorsey. Foto: Twitter
Washington - Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, bertemu dengan pendiri dan CEO Twitter, Jack Dorsey. Memanfaatkan kesempatan itu, dikutip detikINET dari Reuters, Trump bertanya kenapa dia kehilangan sebagian follower di Twitter.

"Meeting bagus siang ini di White House dengan Jack Dorsey dari Twitter. Banyak subyek didiskusikan soal platform mereka dan dunia media sosial secara umum," tulis Trump di Twitter usai pertemuan itu.

Dorsey yang sebelumnya belum pernah bertemu dengan Trump pun membalas dengan mengucapkan terima kasih. Sumber terkait menyatakan, Dorsey menjawab langsung pertanyaan Trump kenapa follower ada yang hilang.



Menurut Dorsey, hal itu terjadi karena perusahaannya berusaha menghapus akun palsu atau spam. Ujung-ujungnya, banyak orang terkenal di Twitter termasuk Dorsey sendiri jadi kehilangan follower.

Trump amat gemar memakai Twitter untuk melontarkan beragam opini. Sebelum bertemu dengan Dorsey, ia mengkritik Twitter bias pada dirinya,tapi tanpa mengungkapkan bukti. "Perusahaan ini tidak memperlakukanku dengan baik sebagai Republikan. Sangat diskriminatif," sergahnya.

Trump pantas kecewa kehilangan follower dalam jumlah tak sedikit. Menurut penelitian perusahaan data media sosial Keygole, Trump kehilangan sekitar 204 ribu follower pada bulan Juli tahun lalu atau sekitar 0,4% dari total pengikutnya.

"Twitter telah menghapus banyak orang dari akunku dan yang lebih penting lagi, mereka sepertinya melakukan sesuatu yang membuat jauh lebih sulit untuk bergabung," protes Trump pada bulan Oktober.

Twitter pun membantah memperlakukan suatu akun dengan alasan politis. Nah, pertemuan dengan Dorsey tersebut mungkin membuat Trump menerima informasi lebih jelas soal kebijakan Twitter.



Tonton video 'Ketika Donald Trump Protes Hilang Banyak Follower ke Bos Twitter':

[Gambas:Video 20detik]

(fyk/fyk)