Senin, 22 Apr 2019 16:00 WIB

Ramadan di Twitter, Begini Kebiasaan Netizen Indonesia

Agus Tri Haryanto - detikInet
Foto: Agus Tri Haryanto/detikINET Foto: Agus Tri Haryanto/detikINET
Jakarta - Netizen Indonesia termasuk paling aktif di Twitter secara global. Termasuk saat berkaitan dengan bulan puasa atau Ramadan, yang sebentar lagi juga akan tiba.

Country Industry Head Twitter Indonesia & Malaysia Dwi Adriansah memaparkan bahwa pada 2018 kemarin terdapat 133 juta tweet terkait Ramadan secara global, dengan 20% di antaranya berasal dari Indonesia.

Ramadan di Twitter, Begini Kebiasaan Netizen IndonesiaFoto: Agus Tri Haryanto/detikINET




Berdasarkan pola pengguna Twitter pada periode yang sama, Dwi mengatakan bahwa netizen sudah mulai aktif membicarakan bulan puasa sejak dua minggu sebelumnya, baik itu termasuk di dalamnya soal mudik, liburan, hingga membicarakan THR.

"Ada dua momen besar atau golden moment di Twitter itu ada dua itu, yaitu adalah hari pertama Ramadan dan hari pertama Lebaran," ujar Dwi di Jakarta, Senin (22/4/2019).

Selain itu, Dwi juga menunjukkan tanda pagar (tagar) atau hashtag yang banyak dipakai oleh netizen Indonesia di Twitter semasa bulan Ramadan mulai dari #mudik, #makanan, dan #belanja.

Ramadan di Twitter, Begini Kebiasaan Netizen IndonesiaFoto: Agus Tri Haryanto/detikINET




Mengenai jam aktif pengguna Twitter, Dwi melihat pada tahun lalu kecenderungannya adalah netizen mulai mencuit pada saat sahur. Puncaknya ketika momen buka puasa di sekitaran jam 6-7 malam.

Dwi tak menyebut proyeksi di Ramadan 2019. Tapi bila berkaca berdasarkan pola pertumbuhan dari tahun ke tahun dari 2017 ke 2018, media sosial berlogo burung itu mencatat orang-orang meluangkan banyak waktu mengonsumsi berbagai konten di platformnya.




Di antaranya adalah lebih dari 55% pengguna Twitter aktif di setiap menitnya saat bulan puasa. Kemudian, 88% mengkonsumsi video lebih lama, 428% menonton live video, dan Twitter juga melihat ada pertumbuhan 30% tweet dari para pengguna saat Ramadan.

"Kita bisa pastikan bahwa bulan Ramadan adalah waktu di mana orang semakin aktif lagi menggunakan Twitter," tuturnya.


(agt/krs)