Sabtu, 06 Apr 2019 14:07 WIB

Bersikap Kasar, Elon Musk Diperiksa Tesla

Anggoro Suryo Jati - detikInet
Elon Musk, CEO Tesla. Foto: Reuters Elon Musk, CEO Tesla. Foto: Reuters
Jakarta - Dewan direksi Tesla dilaporakan telah menginvestigasi CEO-nya sendiri, yaitu Elon Musk. Hal ini dilakukan setelah ia dituding melakukan kekerasan fisik terhadap mantan karyawan produsen mobil listrik tersebut.

Insiden yang dimaksud adalah ketika seorang mantan karyawan senior Tesla datang ke pabrik perusahaan tersebut di Fremont, Amerika Serikat, setelah ia mengundurkan diri. Si karyawan sebenarnya datang untuk mengucapkan selamat tinggal ke pegawai yang lain.


Malang baginya, menurut saksi mata yang menolak untuk disebutkan namanya, Elon justru membentak mantan karyawannya itu dan menyuruhnya untuk pergi. Tak cuma itu, ia pun melontarkan ancaman terhadapnya.

"Saya akan menghancurkan kamu (jika kamu merusak Tesla)," katanya, seperti yang dikatakan oleh saksi mata, demikian dikutip detikINET dari Engadget, Sabtu (6/4/2019).

Tak cuma itu, pria berjuluk Iron Man pun kemudian secara fisik menghalangi mantan karyawannya itu ketika ia akan mengambil ranselnya. Kontak fisik yang dilakukan Elon disebut termasuk mendorong dan menepuk, yang kemudian memicu investigasi dari dewan direksi Tesla.

Meski demikian, dewan direksi memutuskan bahwa tak ada kontak fisik yang dilakukan oleh sosok kelahiran Pretoria, Afrika Selatan itu. Kesimpulan tersebut diambil setelah melakukan investigasi dengan bertanya pada sejumlah saksi.


Hanya saja, belum ada pernyataan dari dewan direksi mengenai teriakan dan makian Elon ke mantan karyawannya itu seperti yang diceritakan oleh saksi mata di atas. Tak sudah-sudah memang dirinya membuat sensasi walau sudah berstatus sebagai pemimpin di tiga perusahaan sekaligus

Sebelumnya, ia sempat melabeli 'pedo' ke Vernon Unsworth, penyelam asal Inggris yang terlibat dalam misi penyelamatan korban gua di Thailand pada tahun lalu. Selain itu, ia juga pernah didenda USD 20 juta terkait dengan tweet yang menyebut ia ingin Tesla kembali menjadi perusahaan privat. (mon/mon)