Sabtu, 02 Mar 2019 16:47 WIB

Mengenang Awal Kisah Concorde yang Dulu Menggelegar di Langit

Kris Fathoni W - detikInet
Foto: Victor Drees/Evening Standard/Getty Images Foto: Victor Drees/Evening Standard/Getty Images
Jakarta - Tepat setengah abad lalu pada hari Sabtu (2/3/2019) ini, pesawat supersonik legendaris Concorde melakukan uji terbang perdana yang turut menjadi momen istimewa dalam sejarahnya yang melegenda.

Boleh jadi orang kebanyakan bakal mengingat Concorde lewat potongan kisah tragis pada 25 Juli 2000, ketika burung besi supercepat itu jatuh dan hangus terbakar selepas take off dari bandara Charles de Gaulle, Paris, menuju bandara John F. Kennedy, New York.

Itu menjadi satu-satunya kecelakaan fatal yang melibatkan Concorde. Tapi sangat fatal karena menewaskan seluruh penumpang termasuk kru pesawat -- 100 penumpang dan sembilan kru. Tiga tahun kemudian, tahun 2003, Concorde resmi dipensiunkan.

Pun demikian, akan tetap ada yang mengingat Concorde sebagai sebuah mahakarya dunia. Salah satu hal yang bakal diingat adalah kemampuannya melesat melebihi kecepatan suara seraya menghasilkan suara menggelegar di langit. Konon, jika itu terjadi di darat maka kaca-kaca jendela rumah penduduk di sekitarnya akan langsung pecah akibat efek Sonic Boom yang dihasilkan.


Kelahiran Concorde sendiri dibidani oleh Britania Raya dan Prancis, dua negara besar yang saat itu punya obsesi tersendiri dengan kendaraan supersonik.

Pembangunan dua purwarupa sudah dimulai pada Februari 1965. Ada Concorde 001 yang dibangun oleh Aerospatiale di Toulouse, Prancis dan Concorde 002 oleh British Aircraft Corporation (BAC) di Filton, Bristol, Inggris.

Pada 2 Maret 1969, tepat hari ini 50 tahun lalu, Concorde 001 melakukan penerbangan perdana dari Toulouse dengan dipiloti Andre Turcat. Pencapaian bersejarah lewat uji terbang itu dilanjutkan dengan penerbangan supersonik pertama Concorde pada 1 Oktober di tahun yang sama.

Pada prosesnya, sebagaimana terdokumentasi sejarah, Concorde dipakai untuk melayani penerbangan komersial yang dioperasikan oleh British Airways dan Air France sejak 21 Januari 1976.

Mengenang Awal Kisah Concorde yang Dulu Menggelegar di LangitFoto: Foto: Reg Lancaster/Daily Express/Getty Images

Tanggal 25 Juli 2000 lantas menjadi Selasa Kelabu buat Concorde, yang lepas landas dari bandara Charles de Gaulle dengan kobaran api di bagian belakangnya. Kejadian itu bukan cuma menewaskan 109 orang di dalam pesawat melainkan juga empat orang di darat. Tragedi ini sekaligus menjadi awal dari akhir era penerbangan supersonik dan kiprah Concorde. (asj/asj)

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed