Kamis, 31 Jan 2019 18:07 WIB

Startup Malaysia Bikin Browser Syariah

Virgina Maulita Putri - detikInet
SalamWeb, browser syariah buatan startup Malaysia. (Foto: Dok. SalamWeb) SalamWeb, browser syariah buatan startup Malaysia. (Foto: Dok. SalamWeb)
Jakarta - Sebuah startup Malaysia sedang mencuri perhatian berkat karyanya. SalamWeb, karyanya itu, merupakan sebuah browser syariah.

"Kami ingin menjadikan internet tempat yang lebih baik," kata Managing Director SalamWeb Technologies Hasni Zarina Mohamed Khan, seperti dilansir detikINET dari Bloomberg, Kamis (31/1/2019).

"Kami paham internet memiliki kebaikan dan keburukan, jadi SalamWeb menawarkan kalian tool untuk membuat jendela yang memungkinkan kalian untuk melihat kebaikan di internet," tuturnya.




SalamWeb tersedia dalam versi mobile dan desktop. Tak semata browser, aplikasi ini juga memiliki fitur messaging dan tampilan news feed.

Ada pula fitur yang lebih spesifik dan Islami seperti memperlihatkan waktu salat dan arah kiblat. Saat ini, pengguna SalamWeb di banyak berasal dari Malaysia dan Indonesia.

Khan berharap SalamWeb kelak bisa menjaring pengguna sebanyak 10% dari total populasi Muslim dunia. Ia juga menegaskan perusahaannya memegang nilai universal sehingga siapa pun bisa menggunakan browser itu walaupun secara khusus menargetkan Muslim.




Sebagai browser syariah, SalamWeb juga memiliki filter untuk menandai situs sebagai "pantas", "netral", atau "tidak pantas". Browser ini juga akan memberikan peringatan jika pengguna mendekati situs judi online atau pornografi.

Browser ini telah mengantongi sertifikasi syariah dari Amanie Shariah Supervisory Board. SalamWeb sendiri dibangun menggunakan software open-source Chromium yang juga merupakan basis dari Google Chrome.

"Internet bisa menjadi tempat yang berbahaya. Terlihat jelas bahwa kita membutuhkan alternatif," pungkas Khan.


(vim/krs)

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed