Kamis, 03 Jan 2019 13:11 WIB

'NostradaMusk', Apa yang Akan Terjadi di Masa Depan?

Muhamad Imron Rosyadi - detikInet
Bak peramal Nostradamus, Elon Musk punya tiga prediksi soal masa depan. (Foto: Kyle Grillot/Reuters) Bak peramal Nostradamus, Elon Musk punya tiga prediksi soal masa depan. (Foto: Kyle Grillot/Reuters)
Jakarta - Bak peramal Nostradamus, Elon Musk membeberkan tiga prediksi soal apa yang akan terjadi di masa depan dari kolonisasi Mars hingga menyatunya otak manusia dengan komputer. Apa saja kata "NostradaMusk"?

Belum lama ini, video yang dirilis Microsoft pada 2009 soal teknologi di 2019 kembali ramai dibicarakan. Perusahaan besutan Bill Gates dan Paul Allen itu memprediksi sejumlah teknologi canggih yang beberapa di antaranya masih terlalu jauh untuk terwujud di tahun ini.

Selain Microsoft, Elon Musk juga mengutarakan sejumlah prediksinya untuk tahun ini. Salah satunya datang dari perusahaan mobil listriknya, yaitu Tesla.




Desember 2018 lalu, pria berjuluk Iron Man ini sempat mengatakan soal kehadiran truk bermodel pick-up. Tahun ini disebutnya menjadi waktu kemunculan kendaraan tersebut.

"Saya sangat menderita dalam membuat truk pick-up... kami mungkin akan memiliki prototipe yang akan diluncurkan tahun depan," begitu kicauan yang ditulisnya bulan lalu.




Lebih lanjut, ia juga memprediksi kejadian di waktu yang lebih jauh ke depan. Salah satunya soal kolonisasi manusia ke Mars.

Kembali melalui akun Twitter resminya, pada November 2018 lalu, ia mengatakan bahwa pada 7 hingga 10 tahun ke depan, kelompok manusia pertama akan mendarat di Mars. Secara spesifik, ia mengatakan teknisi hingga seniman akan jadi orang-orang yang terlebih dahulu hadir di sana.

Meski begitu, pada kicauan lainnya, Elon memberi pandangan lain soal siapa yang bakal lebih dulu sampai di Planet Merah tersebut. Ia mengatakan bahwa ada kemungkinan 30% bahwa kecerdasan buatan lah yang menjadi sosok pertama di Mars.

Omong-omong soal kolonisasi ke tetangga Bumi tersebut, perusahaan antariksanya, SpaceX, telah menetapkan jadwal untuk misi mereka ke Mars. Pada 2022, mereka akan mengirimkan dua roket Starship ke sana untuk mempersiapkan kedatangan empat roket lagi pada 2024.







Satu lagi prediksi yang diutarakan oleh Elon adalah menyatunya manusia dengan mesin. Hal tersebut disebutnya perlu untuk mengantisipasi ancaman dari kecerdasan buatan.




Lantas, bagaimana ia mewujudkannya? Jawabannya adalah melalui Neuralink, perusahaan buatan Elon yang bergerak di bidang pengembangan neuroteknologi.

Pria kelahiran Pretoria, Afrika Selatan tersebut mengatakan bahwa tersambungnya otak manusia dengan komputer dapat terjadi dalam satu dekade ke depan. Hal tersebut diungkapkannya melalui wawancara dengan Axios, program salah satu stasiun televisi Amerika Serikat, pada November lalu.

[Gambas:Youtube]



(mon/krs)