Senin, 17 Des 2018 20:26 WIB

Langkah Tik Tok Ubah Imej Alay

Virgina Maulita Putri - detikInet
Tik Tok. Foto: Joe Scarnici/Getty Images Tik Tok. Foto: Joe Scarnici/Getty Images
Jakarta - Bagi sebagian pengguna internet di Indonesia, Tik Tok mungkin identik dengan kesan alay. Selain itu, Tik Tok juga sempat dilanda kontroversi lantaran aplikasinya yang diblokir karena konten pornografi.

Setelah blokir terhadap aplikasi Tik Tok dicabut, mereka pun melakukan banyak inisiatif untuk menggusur imej lama mereka. Kini mereka bahkan banyak melakukan kerjasama dengan pemerintah, salah satunya lewat program smart city milik Kominfo.



"Kemarin kita ada kerjasama smart city yang diselenggarakan Kominfo, kita memberikan edukasi kepada aparat pemerintah bagaimana caranya memanfaatkan TikTok untuk mempromosikan kota-kota di Indonesia," jelas Head of Marketing Tik Tok, Dina Bhirawa di acara TikTok Year in Rewind 2018, di Bluegrass Bar & Grill, Jakarta Selatan, Senin (17/12/2018).

"Kita kerjasama dengan kota Palembang, yang di China kita ada kota Shandong, Xi'an dan Dunhuang," sambungnya.

Menurut Dina, hal ini tentu sangat membantu untuk promosi daerah wisata di era digital. Terutama ketika generasi milenial kini selalu lengket dengan smartphone mereka.

Selain itu, Tik Tok juga saat ini dimanfaatkan oleh beberapa selebriti sebagai platform promosi. Tik Tok juga membantu mendorong kreativitas penggunanya di Indonesia dengan ikut memperingati Asian Games 2018 serta Hari Batik.

Tak sampai di situ, Tik Tok pun terlibat lebih banyak dengan kegiatan dan misi sosial. Mulai dari gerakan kampanye anti-bullying hingga menggalang dana untuk korban gempa dan tsunami di Palu dan Donggala.

"Kita ingin Tik Tok memberi manfaat bagi sesama. Jadi kita ingin gerakkan user di Tik Tok ini tidak cuma bermain, menghibur atau berkreasi tapi mereka punya empati dan simpati terhadap sesama," ujar Dina.



"Waktu itu kita bikin challenge untuk Tik Tok Pray for Palu. Jadi setiap satu video yang dibuat di Tik Tok itu kalian sudah mendonasikan Rp 1000 dari Tik Tok dan selama satu minggu kita mendapatkan sebesar Rp 124 juta," pungkasnya. (rns/fyk)

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed