Rabu, 05 Des 2018 17:58 WIB

#RameDiTwitter 2018: Jokowi, Asian Games, Sampai Prabowo

Virgina Maulita Putri - detikInet
Ilustrasi Twitter. Foto: Irna Prihandini/detikINET Ilustrasi Twitter. Foto: Irna Prihandini/detikINET
Jakarta - Akun Twitter Presiden Joko Widodo menjadi akun yang paling banyak dibicarakan netizen Indonesia sepanjang tahun 2018. Dalam peringkat 10 besar yang dirilis oleh Twitter, @jokowi berada di posisi pertama sedangkan calon presiden nomer dua, Prabowo Subianto atau @prabowo menempati posisi empat.

Daftar 10 akun yang paling banyak dibicarakan ini memang didominasi oleh politisi. Nama-nama seperti Fadli Zon, Fahri Hamzah dan Sandiaga Uno adalah nama-nama yang sering menghiasi timeline Twitter sepanjang 2018. Selain para politisi, banyak juga akun orang biasa namun punya banyak follower karena kontennya yang menarik.


"Jadi kalau dilihat di sini yang menarik ada tiga pengguna Twitter atau akun Twitter dari kalangan bukan orang terkenal. Di situ ada @seterahdeh, ada juga @bayu_joo, ada @andihiyat," jelas Country Industry Head of Twitter Indonesia and Malaysia, Dwi Adriansah saat konferensi #RameDiTwitter 2018 di Lotte Shopping Avenue, Jakarta, Rabu (5/12/2018).

Tonton video: Twitter Berantas 70 Juta Akun Negatif Sepanjang 2018

[Gambas:Video 20detik]



Dwi menyebut, ketiga akun ini bisa menjadi populer karena mereka selalu terlibat dalam percakapan yang tekait dengan momen yang sedang terjadi. Seperti misalnya saat ada Asian Games 2018 atau momen penting lainnya.

Ini Nih Akun dan Tagar yang #RameDiTwitter 2018Foto: detikINET/Virgina Maulita Putri


Selain akun yang sering dibicarakan, Twitter juga membeberkan tagar apa saja yang paling sering digunakan. Ternyata posisi dua teratas dihuni oleh band K-Pop #BTS dan #EXO.

Ini Nih Akun dan Tagar yang #RameDiTwitter 2018Foto: detikINET/Virgina Maulita Putri



Dwi juga menyoroti berbagai momen olahraga penting yang sering dibicarakan di Twitter. Hal ini terlihat dari tagar #AsianGames2018 dan #WorldCup yang berada di posisi ketiga dan keempat.

"Ini selalu muncul terutama kita melihat beberapa event olahraga besar. Contohnya kalau misalnya terjadi Asian Games dan FIFA World Cup. Jadi Indonesia ini termasuk negara dengan vertikal yang besarnya adalah olahraga," pungkasnya. (jsn/jsn)

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed