Selasa, 20 Nov 2018 15:24 WIB

Zuckerberg Deklarasi Facebook Dalam Keadaan Perang

Fino Yurio Kristo - detikInet
Mark Zuckerberg. Foto: Reuters Mark Zuckerberg. Foto: Reuters
Jakarta - Beragam masalah yang menerpa Facebook membuat Mark Zuckerberg mengambil langkah drastis. Ia kabarnya mengkondisikan media sosial ciptaannya itu dalam keadaan berperang.

Wall Street Journal mengabarkan bahwa Zuck mengumpulkan sekitar 50 pejabat tinggi Facebook kepercayaannya. Ia memberitahu mereka bahwa perusahaan Facebook dalam kondisi perang dan dia berencana memimpin dalam situasi itu.

"Dalam waktu damai, eksekutif bisa bergerak lambat dan memastikan setiap orang menuruti keputusan kunci yang sama, kata dia dalam pertemuan bulan Juni lalu, menurut sumber. Namun karena Facebook tengah dikepung oleh penegak hukum, investor, dan user yang marah, dia perlu bertindak lebih tegas," sebut Wall Streey Journal yang dikutip detikINET.



Zuck kabarnya juga tidak senang dan sering bertengkar dengan Chief Operating Officer Facebook, Sheryl Sandberg, yang dinilainya kurang baik dalam menangani skandal kebocoran data Cambrigde Analytica. Sampai-sampai Sheryl cemas jabatannya terancam.

Zuck juga bertikai dengan pendiri Instagram, Mike Krieger dan Kevin Systrom, yang berakhir dengan keluarnya dua sosok penting itu dari Facebook. Sebelumnya, pendiri WhatsApp Jan Koum dan Brian Acton sudah lebih dulu mundur.

Facebook memang sedang jadi sorotan dari media, otoritas maupun penggunanya. Tidak cuma soal kebocoran data, tapi juga terkait penanganan mereka terhadap campur tangan Rusia ke Pilpres Amerika Serikat tahun 2016 yang dianggap tidak maksimal.

(fyk/fyk)

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed