Jumat, 26 Okt 2018 12:37 WIB

Google Dituding Tutupi Kasus Pelecehan Seks Bapak Android

Anggoro Suryo Jati - detikInet
Andy Rubin. Foto: istimewa Andy Rubin. Foto: istimewa
Jakarta - Ada kisah menarik di balik terusirnya bapak Android Andy Rubin dari Google, yang dipaksa mengundurkan diri karena tersangkut kasus pelecehan seksual.

Yaitu Google dituding melindungi Rubin, bapak Android, yang kini menjadi sistem operasi ponsel paling populer di dunia. Dalam sebuah laporan di New York Times, ada beberapa informasi yang sebelumnya belum pernah diungkap terkait kasus pelecehan seksual tersebut.

Ketika Andy Rubin meninggalkan Google pada Oktober 2014, ia dielu-elukan layaknya sebuah pahlawan, sebagai pencipta Android. Bahkan, Larry Page, bos besar Google saat itu mengeluarkan pernyataan publik yang memuji Rubin.



"Dengan Android, Ia menciptakan sesuatu yang sangat luar biasa -- dengan miliaran pengguna yang bahagia," ujar Page saat itu.

Namun ada hal yang tidak diungkap Google ke publik saat itu, yaitu adanya seorang karyawan perempuan Google yang menuduh Rubin melakukan pelecehan seksual kepadanya. Si karyawan itu menyebut Rubin memaksanya untuk melakukan tindakan tak senonoh ke di sebuah kamar hotel pada 2013.

Hal ini diungkap oleh dua orang eksekutif Google yang mengaku mengetahui masalah ini. Selanjutnya, Google pun menginvestigasi tudingan ini dan hasilnya menyebutkan kalau laporan tersebut kredibel, dan Page langsung meminta Rubin untuk mengundurkan diri dari Google.

Google sebenarnya bisa saja memecat Rubin dan tak memberikan pesangon apa pun untuknya. Namun Google malah memberikan pesangon sebesar USD 90 juta yang dibayarkan secara bertahap, yaitu USD 2 juta setiap bulannya selama empat tahun. Pembayaran pesangon yang terakhir akan dilakukan pada November 2018 mendatang.



Dalam laporan tersebut disebut Rubin bukanlah satu-satunya eksekutif yang dilindungi Google selama satu dekade terakhir setelah melakukan pelecehan seksual. Dalam kasus lain, seorang eksekutif juga mendapat 'paket' yang serupa dengan Rubin, yaitu mengundurkan diri dan mendapat pesangon besar.

Namun ada juga seorang eksekutif lain yang tetap berada di posisi dengan gaji besar di Google, demikian dikutip detikINET dari New York Times, Jumat (26/10/2018).




Tonton juga 'Google Jadi Perusahaan Terbaik Versi Majalah Forbes':

[Gambas:Video 20detik]

(asj/fyk)

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed