Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Soal Target APJII yang Diragukan
'Heru Juga Ikut Merumuskan Kok'
Soal Target APJII yang Diragukan

'Heru Juga Ikut Merumuskan Kok'


- detikInet

Jakarta - Seperti diberitakan sebelumnya, Heru Nugroho, Wakil Ketua bidang Telematika pada Partai Demokrat, meragukan target Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) untuk meningkatkan penetrasi Internet mencapai 20 persen pada akhir 2007 nanti.Menurut Heru, kurangnya program sosialisasi APJII-lah yang membuatnya menjadi ragu. Apalagi, menurut Heru, APJII kini lebih menyibukkan diri dengan persoalan Indonesia Internet eXchange (IIX) dan sengketa domain .ID. Walhasil, upaya yang telah dikeluarkan tersebut hanya berdampak pada para pelanggan yang sudah ada, tetapi tidak menambah jumlahnya.Keraguan Heru tersebut kontan membuat APJII terusik. Wajar saja, karena Heru dianggap turut "bertanggung-jawab" menyusun target-target tersebut, sebelum dirinya lengser sebagai Sekretaris Jenderal (Sekjen) APJII pada Mei 2005 lalu."Pak Heru kan sudah lama tidak aktif di APJII, setelah melepas jabatan Sekjen. Jadi dia tidak banyak tahu perkembangan organisasi ini beserta program-programnya," ujar Sapto Anggoro, Kabid Organisasi APJII, melalui siaran pers yang diterima detikinet, Sabtu (20/8/2005).Menurut Sapto, APJII tidak bisa lari dari target yang ditetapkan dalam Munas Mei 2005 lalu, bahwa pada akhir 2007 penetrasi Internet di Indonesia diharapkan akan mencapai 20% dari penduduk Indonesia. Sehingga dengan asumsi penduduk 200 juta, minimal 40 juta pengguna yang harus dicapai."Pak Heru juga ikut merumuskan target tersebut kok, jadi dia tahu persis asumsinya dan langkah yang sebaiknya dilakukan, kalau bersedia tetap akan kita libatkan beliau," tegas Sapto. Dijelaskan juga bahwa target 20% tersebut mengacu pada target World Summit on Information Society (WSIS) yang digelar dalam pertemuan tingkat tinggi di Jenewa 2003 silam. "Sebenarnya target tersebut adalah ada di pundak Departemen Komunikasi dan Informasi (Depkominfo). Namun, APJII selaku asosiasi yang mewadahi para penyelenggara jasa internet Indonesia, mau tidak mau juga harus berperan serta untuk ikut mewujudkannya," ujar Sapto. Untuk itulah, seperti dijelaskan oleh Sapto, kini APJII sedang menyiapkan proposal yang ditujukan kepada Depkominfo dalam upaya bersama untuk melakukan sosialisasi dengan tujuan utama meningkatkan penetrasi pengguna internet. Apalagi di masa datang, dengan tumbuhnya jaringan yang makin canggih seperti WiFi, WiMax serta peningkatan kualitas dan kapasitas fiber optic, diharapkan bisa mempengaruhi pertumbuhan pengguna.Menurut catatan APJII, hingga akhir tahun 2004 tercatat pengguna internet di Indonesia sekitar 11 juta pengguna. Sedangkan target untuk tahun 2005 ini minimal dapat terjaring sekitar 16 juta pengguna. (dbu/)







Hide Ads