Minggu, 09 Sep 2018 21:00 WIB

Jack Ma: Lebih Enak Jadi Guru Ketimbang CEO Alibaba

Muhamad Imron Rosyadi - detikInet
Jack Ma. (Foto: Reuters) Jack Ma. (Foto: Reuters)
FOKUS BERITA Jack Ma Pensiun
Jakarta - Mendekati masa pensiunnya, mungkin Jack Ma bisa bernapas lega karena bisa kembali menggeluti profesi lamanya, yaitu menjadi guru.

"Saya pikir suatu hari nanti, dalam waktu dekat, saya akan kembali mengajar. Ini adalah suatu profesi yang saya pikir saya bisa melakukannya lebih baik ketimbang menjadi CEO Alibaba."

Adalah Jack Ma, kini menjabat sebagai chairman perusahaan asal China tersebut, tokoh yang mengucapkan kalimat tersebut. Ya, baginya ia lebih jago menjadi guru ketimbang CEO.


Tak mengherankan, karena ia memang seorang mantan guru Bahasa Inggris, Bahkan banyak dari teman-temannya yang memanggilnya Teacher Ma.

Selain itu, entah serius atau tidak, dia pernah mengatakan menyesal telah membuat Alibaba sebesar sekarang. Hal itu pun membuatnya merasa tidak betah menjalankan raksasa internet tersebut.

"Kesalahan terbesarku adalah menciptakan Alibaba. Aku tak pernah mengira ini akan mengubah hidupku. Aku hanya coba melakukan bisnis kecil-kecilan dan tumbuh sedemikian besar, ada tanggung jawab dan masalah besar," ujarnya dalam sebuah kesempatan.

"Setiap hari malah jadi sibuk seperti Presiden. Dan kemudian aku kehilangan hidupku," ucapnya menambahkan.


Lalu, begitu ditanya kapan akan kembali menekuni profesi sebagai pengajar, ia tidak menjawab. Ma justru mengangkat bahunya seraya tersenyum.

Motivasi pria berubuh kurus ini dalam menekuni pendidikan tidak hanya semata ia merupakan seorang mantan guru. Lebih dari itu, ia mengaku pendidikan merupakan bagian yang penting dari dirinya.

Kemudian, dirinya juga menyadari memiliki banyak kekurangan selama menjadi seorang siswa dulu. Salah satunya adalah ketika Ma gagal dalam ujian masuk ke perguruan tinggi di China sebanyak dua kali.


"Saya menyadari saya kurang begitu bagus sebagai seorang murid, tapi saya terus berkembang. Kami terus belajar sepanjang waktu. Jadi, sata ingin mendedikasikan waktu saya untuk ini," tuturnya.

Selain itu, pria yang belum lama ini datang ke Indonesia tersebut juga tidak memberikan indikasi apakah ia akan benar-benar menggunakan uangnya untuk kegiatan filantropi atau tidak. Jika melihat miliuner kebanyakan, mereka menempatkan uangnya pada sekuritas.

"Kalian akan tahu dalam waktu dekat. Saya sudah menyiapkan Jack Ma Foundation. Semua ini sudah saya persiapkan selama 10 tahun," katanya, sebagaimana detikINET kutip dari Bloomberg, Minggu (9/9/2018). (jsn/jsn)
FOKUS BERITA Jack Ma Pensiun

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed