Senin, 30 Jul 2018 00:55 WIB

Dua Startup Indonesia dapat Beasiswa di Singapura

Virgina Maulita Putri - detikInet
Foto: dok. Kibar Foto: dok. Kibar
Jakarta - Dua startup dari Gerakan Nasional 1000 Startup Digital berhasil mendapatkan beasiswa untuk mengikuti NUS Enterprise Summer Program on Entrepreneurship pada 8-21 Juli 2018 di National University of Singapore, Singapura.

Startup ini merupakan hasil dari inkubasi Innovative Academy UGM yang berhasil mendapatkan beasiswa dari Temasek Foundation International-National University of Singapore STEP Entrepreneurship Initiative 2018 Scholarship untuk bisa mengikuti program ini.

Dimulai pada 2006 oleh NUS Enterprise, cabang kewirausahaan dari National University of Singapore, program ini adalah program pembelajaran pengembangan sebuah startup dan ekosistemnya secara full-time selama dua minggu.



Selain menawarkan kesempatan unik bagi para peserta untuk belajar bagaimana salah satu negara paling kecil di dunia (i.e. Singapura) telah berkembang dari pelabuhan perdagangan menjadi negara tujuan perdagangan internasional dan investasi, peserta juga mempelajari secara mendalam segala hal yang menjadikannya salah satu pusat ekonomi paling kompetitif di dunia.

"Melalui program ini, NUS Enterprise berharap dapat memperluas misi pendidikan kewirausahaan kepada mahasiswa dari Asia dan seluruh dunia. Asia Tenggara adalah saksi atas pertumbuhan yang sangat dinamis dalam beberapa tahun terakhir, sudah sepatutnya program kami di tahun ini difokuskan pada peluang wirausaha di Asia Tenggara." ujar Prof. Wong Poh Kam, Senior Director dari NUS Enterprise.

Bersama dengan 100 mahasiswa dari berbagai negara, peserta mendapatkan proses pembelajaran dan memperoleh pengalaman yang sangat komprehensif melalui serangkaian kegiatan, yaitu sesi kuliah atau materi, diskusi dengan startup, ideation & pitching session, dan kunjungan ke institusi pemerintah dan bisnis.



Adapun dua startup tersebut adalah Adsiconic yang diwakili oleh Aa Nanda Nadyan dan Kalikesia yang diwakili oleh Dave Rinatza Zain dan Dimas Dwi Andini Friasari.

"Mengikuti program ini, kami dapat memperkaya pengetahuan mengenai startup melalui perspektif internasional dan mengenalkan Adsiconic kepada partisipan negara lain. Kami juga berharap bisa mendapatkan inspirasi dari founder-founder startup Singapura dan Prof. Wong Poh Kam, pemenang World Entrepreneurship Award, dalam membangun startup lebih baik," ujar Nanda dari Adsiconic.

Adsiconic sendiri adalah startup yang berfokus pada pembuatan konten video seperti video company profile, konten promosi, dan sebagainya.

Kalikesia adalah sebuah platform online berbentuk webinar yang dapat mempermudah akses para profesional di bidang kesehatan untuk melengkapi poin SKP mereka.

Menurut Dave dan Dimas, dengan berpartisipasi dalam program ini mereka dapat mendapatkan ilmu yang sangat bermanfaat bagi perkembangan startup, terutama perkembangan di wilayah ASEAN. Inspirasi yang diberikan oleh founder-founder startup di Singapura memberikan semangat untuk terus berjuang membangun startup ke arah yang lebih baik.


Belajar Online Kini Makin Seru Loh! Tonton videonya di sini:
[Gambas:Video 20detik]

Hargo Utomo sebagai Direktur Pengembangan Usaha dan Inkubasi UGM, yang juga menjadi penasihat Gerakan Nasional 1000 Startup Digital, menyampaikan bahwa kegiatan ini diharapkan akan menambah pengetahuan dan wawasan bagaimana membangun startup bisnis untuk menjadi benchmark bagi pengembangan startup di Indonesia.

Bagaimana sebuah startup bisa memberikan problem solving bagi permasalahan yang terjadi di negara maju seperti Singapura, bagaimana dukungan pemerintah terhadap pengembangan startup bisnis, dan bagaimana mengembangkan interaksi startup dengan industri yang sudah mapan. (rou/rou)

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed