Jumat, 13 Jul 2018 13:11 WIB

Twitter Lenyapkan 300 Ribu Follower Donald Trump

Indissa Salsabila - detikInet
Aplikasi Twitter. Foto: Irna Prihandini/detikINET Aplikasi Twitter. Foto: Irna Prihandini/detikINET
Jakarta - Presiden Amerika Serikat Donald Trump harus rela kehilangan ratusan ribu followernya di Twitter. Ini adalah bagian dari 'bersih-bersih' yang dilakukan Twitter.

Jumlah follower Trump di Twitter menurun sejak Twitter resmi mengeluarkan kebijakan bahwa mereka akan menghapus akun terkunci yang ada di jumlah follower sebuah akun.

Berkaitan dengan laporan ini, seperti dikutip detikINET dari CNET, Jumat (13/7/2018), pihak Gedung Putih belum memberikan tanggapan apapun.

Bukan Trump saja yang mengalaminya, pembersihan ini berlaku untuk semua kalangan, dari mulai pejabat, selebritis, hingga orang biasa.



Sejumlah artis yang dikenal sebagai Raja dan Ratu Twitter seperti Justin Bieber misalnya, harus kehilangan sebanyak 2,7 juta follower, Rihanna kehilangan 605 ribu follower, Katy Perry sebanyak 1,6 juta follower dan Taylor Swift sebanyak 2,3 juta akun. Presiden terdahulu Amerika Serikat Barack Obama juga kehilangan 1,6 juta follower.

Pembersihan ini merupakan bagian dari upaya Twitter merespons laporan yang menyebutkan bahwa sejumlah perusahaan mendapatkan keuntungan dengan menggembungkan jumlah follower mereka.

The New York Times melaporkan, beberapa perusahaan diuntungkan dengan memiliki banyak follower di Twitter karena kepopuleran suatu akun dapat mempengaruhi dan membentuk opini audiens. Oleh karena itu, Twitter melakukan pembersihan kepada jutaan akun palsu.



Twitter sendiri telah menjadi platform penting bagi seorang Kepala Negara untuk menjangkau pendukungnya dan menyampaikan segala ide, serta kebijakan yang dimiliki.

Trump secara produktif menggunakan Twitter dan menyampaikan pesan kepada para followernya. Pria yang lahir pada 1946 ini juga sering kali menggunakan Twitter untuk menghadapi musuh-musuhnya, terutama media. (rns/rns)

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed