Spammer Ditemukan Tewas Mengenaskan
- detikInet
Jakarta -
Hari gini mau jadi spammer? Kalau memang ada niat, ada baiknya menyimak kasus berikut ini. Seorang spammer di Rusia ditemukan tewas mengenaskan. Gara-gara Spam yang dikirimkannya?Pengirim Spam terkenal di Rusia, Vardan Kushnir, ditemukan tewas dengan mengenaskan dalam apartemennya di Moscow, Minggu (24/7/2005). Dia dibunuh dengan tembakan berulang kali di kepalanya. Demikian dilaporkan agen berita Interfax, Rusia, yang dikutip detikinet, Rabu (27/7/2005). Kushnir, 35, mengepalai lembaga bernama Center for American English. Kegiatan yang agresif lembaga itu dalam membuat Spam disinyalir telah membuat marah para pengguna Internet. Pada masa lalu, nomor telepon lembaga tersebut pernah diiklankan sebagai nomor 'pelayanan seks murah' sebagai bentuk kemarahan para korban Spam. Di kesempatan yang berbeda, pengguna Internet yang kalap 'menyerang' kantor Center for American English dengan telepon yang mengganggu dan pesan e-mail bertubi-tubi. Hukum anti-spam sendiri sampai saat ini masih dalam penjajakan di Rusia, artinya Spam masih legal di Rusia. Kushnir pun kerap menegaskan dirinya memiliki hak untuk mengirim Spam.Kantor penuntut di Moscow belum menetapkan apa motif di balik pembunuhan Kushnir. Juga belum ada keterangan apakah kasus pembunuhan ini berhubungan dengan aktivitas Spam Kushnir.
(wsh/)