BERITA TERBARU
Senin, 28 Mei 2018 16:43 WIB

Kominfo Dorong UMKM Jualan Online Mumpung Ramadan

Muhamad Imron Rosyadi - detikInet
Ilustrasi. Foto: Getty Images Ilustrasi. Foto: Getty Images
Jakarta - Kementerian Kominfo, bekerja sama dengan Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (Kemenkop) akan meluncurkan program bernama Ramadhan Express: Ayo UMKM Jualan Online. Program ini bertujuan menggerakkan pedagang mikro dan kecil yang belum bisa mendapat akses ke pasar online.

Dipilihnya Ramadan sebagai waktu peluncuran program ini dikarenakan puncak konsumsi dan transaksi tertinggi dalam satu tahun oleh masyarakat Indonesia dianggap terjadi pada momen tersebut. Ramadhan Express akan mengincar 14 sentra bisnis yang termasuk dalam 15 barang paling dicari sepanjang bulan suci bagi umat Muslim tersebut.

Barang-barang paling dicari tersebut antara lain busana muslim untuk wanita, pria, dan anak-anak, perlengkapan untuk ibadah, peralatan membuat kue, sepatu, sandal, serta kue kering. Program ini akan menyasar sepuluh kota di seluruh Indonesia, dengan beberapa di antaranya memiliki spesifikasi tersendiri dalam menyediakan produk-produk tertentu.

"Kota-kota tersebut adalah Jakarta, Tasikmalaya (bordir baju muslim dan alat solat), Samarinda, Surabaya, Aceh, Makassar (sarung, kain, baju), Bukittinggi (baju muslim, kue), Padang, Solo (batik), dan Bandung (sepatu)," ujar Lis Sutjiati, Staf Khusus Penasihat Menteri Kominfo, saat ditemui dalam sebuah kesempatan di Jakarta.

Nantinya, dari sepuluh kota tersebut, Kominfo menargetkan dapat mengakomodir 18 ribu UMKM dalam rentang waktu dua pekan, mulai 29 Mei hingga 12 Juni mendatang. Lis mengatakan, pihaknya akan berusaha sebaik mungkin untuk menjaring sebanyak-banyaknya para pelaku usaha UMKM.

Sesuai tajuknya yang mengajak UMKM untuk berjualan di dunia daring, Kominfo mengikutsertakan enam marketplace di Indonesia, yaitu Tokopedia, Bukalapak, Blibli.com, Blanja.com, Shopee, dan GrabFood. Program ini juga akan melibatkan para relawan untuk keperluan TIK yang merupakan pelajar SMK dan mahasiswa asal sepuluh kota tempat kegiatan dilaksanakan. (fyk/rou)

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed