Kamis, 24 Mei 2018 10:13 WIB

Canggih! Kecerdasan Buatan Microsoft Bisa Telepon Orang

Muhammad Alif Goenawan - detikInet
Demo AI Microsoft menelepon. Foto: istimewa Demo AI Microsoft menelepon. Foto: istimewa
Jakarta - Microsoft tak mau ketinggalan dalam persaingan teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI). Belakangan, perusahaan TI raksasa asal Amerika Serikat (AS) ini dilaporkan membuat AI bot yang bisa melakukan panggilan telepon ke manusia.

Apa yang dikerjakan oleh Microsoft ini mirip dengan yang dipamerkan Google di ajang Google I/O 2018 kemarin. Di event tersebut Google memperkenalkan teknologi Google Duplex yang memungkinkan AI membuat panggilan telepon dan berbicara layaknya manusia.

Saking canggihnya, Google Duplex bisa diperintahkan mengerjakan tugas, seperti memesan tempat di restoran di mana pelayan restoran itu tak sadar tengah berbicara dengan robot. Nah, hal serupa coba diikuti Microsoft. Saat ini mereka tengah mengujinya secara terbatas di China.



AI bot Micosoft ini diberi nama Xiaoice (SHAO-ICE). Pengujian di China ini telah meraih lebih dari 500 juta 'teman', menurut laporan dari CEO Microsoft Satya Nadella dalam sebuah event di London, Inggris.

Xiaoice punya lebih dari 16 channel untuk pengguna China yang ingin berinteraksi melalui WeChat atau layanan lainnya. Xiaoice bahkan punya acara televisi sendiri dan bisa melakukan banyak hal menarik lainnya, menurut Nadella.

Banyak pengguna di China yang menyukai hasil karya Microsoft ini dan memberikan impresi bahwa Xiaoice bisa jadi teman mereka. Xiaoice berinteraksi kepada pengguna utamanya menggunakan teks, tapi Microsoft sudah mulai mengembangkan chat bot ini untuk berinteraksi lewat telepon.

"Salah satu yang kita coba lakukan awal tahun ini adalah melakukan percakapan secara duplex. Jadi Xiaoice sekarang bisa berinteraksi denganmu di WeChat kemudian berhenti dan meneleponmu," jelas Nadella.

Nadella pun mengklaim bahwa Xiaoice telah membuat jutaan panggilan telepon sejauh ini di China. Dan berdasarkan demo, Xiaoice mampu memprediksi apa yang ingin pengguna katakan selanjutnya dan meresponnya. (mag/fyk)

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed