Sabtu, 12 Mei 2018 23:34 WIB

Gibran dan Bos Go-Jek Bikin Kejutan di Mata Najwa on Stage

Bayu Ardi Isnanto - detikInet
Foto: twitter.com/matanajwa Foto: twitter.com/matanajwa
Solo - Mata Najwa on Stage hadir menyapa publik Kota Solo. Bertema Republik Digital, acara yang dipandu Najwa Shihab menghadirkan bintang tamu, Gibran Rakabuming Raka dan Nadiem Makarim.

Gibran, putra sulung Presiden Joko Widodo, mengagetkan penonton saat masuk area Benteng Vastenburg tempat berlangsungnya acara, Sabtu malam (12/5/2018). Pasalnya, Gibran masuk dari gerbang benteng bersama 'geng motor'.

Suara gemuruh sejumlah motor disambut tepuk tangan para penonton. Tampak Gibran mengenakan jaket motor warna merah mengendarai motornya berada di barisan depan.

Setelah mengobrol dengan Gibran mengenai bisnisnya, Najwa lalu tertarik untuk memesan Markobar melalui aplikasi ojek online. Beberapa menit kemudian, seorang sopir Go-Jek masuk ke atas panggung membawa pesanan martabak.

"Driver kok pakai clip on?," canda Gibran disambut tawa para pemirsa.

Si sopir kemudian meminta bintang lima kepada Najwa karena telah selesai mengantarkan martabaknya.

"Tunggu dulu, lihat dulu identitasnya, baru saya kasih bintang lima," ujar Najwa.

Ternyata sopir ojek tersebut ialah CEO Go-Jek, Nadiem Makarim yang sedang menyamar, lengkap dengan jaket dan helm Go-Jek. Penonton pun menyambutnya dengan tepuk tangan.

Suasana acara Mata Najwa on Stage yang berlangsung di Benteng Vastenburg, Solo, Sabtu malam (12/5/2018).Suasana acara Mata Najwa on Stage yang berlangsung di Benteng Vastenburg, Solo, Sabtu malam (12/5/2018). Foto: Bayu Ardi Isnanto/detikINET


Selain Gibran dan Nadiem, kedua Calon Gubernur Jawa Tengah yakni Ganjar Pranowo serta Sudirman Said turut berkesempatan hadir dalam acara itu. Mereka sama-sama memaparkan pandangan mengenai penggunaan internet dengan bijak.

YouTubers Bayu Skak turut duduk menjadi bintang tamu bersama Gibran dan Nadiem. Di akhir acara, Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara hadir memberikan penjelasan mengenai kebijakan pemerintah tentang dunia digital. (afr/afr)