Jumat, 11 Mei 2018 16:44 WIB

Peluncuran Falcon 9 Batal Semenit Sebelum Lepas Landas

Muhamad Imron Rosyadi - detikInet
Foto: Internet Foto: Internet
Jakarta - SpaceX membatalkan peluncuran versi final dari Falcon 9. Perusahaan teknologi luar angkasa milik Elon Musk ini gagal meluncurkan Block 5 Falcon 9 karena adanya masalah di sejumlah aspek dalam ground support system (GSE).

Pembatalan ini sangat dramatis, karena sebagaimana tercantum dalam kicauan dari akun Twitter milik SpaceX, pembatalan dilakukan hanya semenit sebelum hitung mundur terakhir dilakukan. Meski terdapat masalah pada GSE, perusahaan antariksa tersebut mengaku bahwa muatan dan roket itu sendiri berada dalam kondisi baik. Rencananya, Falcon 9 dijadwalkan meluncur pada Jumat (11/5/2018) dengan kisaran waktu pukul 16.14 hingga 18.21 waktu setempat.


Seperti dikutip detikINET kutip dari The Verge, Jumat (11/5/2018), misi perdana dari Block 5 Falcon 9, pengembangan final dari roket tersebut, akan melibatkan satelit milik Bangladesh yang bernama Bangabandhu-1 sebagai muatannya. Bangabandhu-1 merupakan satelit komunikasi milik Bangladesh pertama yang mencapai orbit atas Bumi. Nantinya, satelit tersebut akan menyediakan layanan telekomunikasi yang menjangkau Bangladesh dan sekitarnya.

Versi final dari Falcon 9, sebagaimana penerbangan yang dilakukan oleh seri terdahulu dari roket tersebut, akan kembali lagi ke Bumi dengan mendarat pada titik di kawasan Samudera Atlantik. Diharapkan, Block 5 Falcon 9 dapat digunakan untuk melakukan 100 kali peluncuran, dengan melewati pembaruan setiap 10 misi yang diselesaikan.

SpaceX on Twitter

Standing down today due to a standard ground system auto abort at T-1 min. Rocket and payload are in good health-teams are working towards tomorrow's backup launch opportunity at 4:14 p.m. EDT, or 20:14 UTC.

(asj/rns)