Kamis, 10 Mei 2018 16:35 WIB

Mau Investasi Bitcoin? Ini yang Perlu Diperhatikan

Muhamad Imron Rosyadi - detikInet
Foto: Getty Images Foto: Getty Images
Jakarta - Berniat untuk melakukan investasi di mata uang digital? Perhatikan dahulu tips berikut agar tidak mengambil keputusan yang salah.

Bitcoin menjadi sangat populer dalam beberapa tahun belakangan. Hal tersebut salah satunya dikarenakan kenaikan harganya yang signifikan sehingga potensi keuntungan dalam berinvestasi pada mata uang digital itu pun menjadi besar.

Nilainya yang cenderung mengalami peningkatan itu disebabkan tidak adanya korelasi antara Bitcoin dengan kelas aset lain seperti ekuitas, obligasi, emas, hingga real estate. Selain itu, kelebihan lain yang ditawarkan oleh jenis cryptocurrency paling populer itu adalah kemudahannya dalam menjalankan pertukaran uang dengan cepat, efisien, dan murah.


Meski menawarkan sejumlah kemudahan, bukan berarti berinvestasi pada Bitcoin juga bisa dilakukan dengan sembarangan. Vijay Ayyar, General Manager Luno, sebuah perusahaan yang menawarkan aset digital, memiliki beberapa hal yang perlu diperhatikan oleh masyarakat Indonesia sebelum membeli Bitcoin pertamanya.

Pertama, nominal Bitcoin yang ingin dibeli, atau jumlah uang yang ingin digunakan, harus ditentukan terlebih dahulu. Vijay mengatakan bahwa kebanyakan investor pemula mengira mereka harus membeli satu Bitcoin yang nilainya sudah menyentuh kisaran Rp 128 juta.

Hal tersebut menyebabkan para investor mengurungkan niatnya untuk membeli aset digital tersebut. Nyatanya, kata Vijay, semua orang dapat membeli hanya sejumlah kecil Bitcoin, berapa pun nilainya.

 Vijay Ayyar, General Manager Luno berbincang seputar Bitcoin. Vijay Ayyar, General Manager Luno berbincang seputar Bitcoin. Foto: detikINET/Muhamad Imron Rosyadi

Menambahkan penjelasan Vijay, Claristy selaku Kepala Operasional Luno Indonesia menyarankan agar berinvestasi dalam jumlah kecil setiap bulannya sehingga rata-rata harga dari investasi Bitcoin dapat dihitung sebelum dijual untuk mendapatkan keuntungan. Ia pun mengaku bahwa orang-orang cenderung melakukan investasi pada Bitcoin dalam jangka panjang.

Kemudian, Vijay mengimbau kepada masyarakat agar tidak menggunakan platform atau layanan apa pun yang menjanjikan jaminan keuntungan dalam jangka waktu tertentu. Ada kemungkinan besar skema investasi tersebut adalah penipuan alias investasi bodong.

"Dalam investasi Bitcoin, kamu tidak akan dijanjikan keuntungan yang pasti. Seluruh keuntungan tergantung ketepatan momen jual beli Bitcoin yang dilakukan. Investasi Bitcoin memberikan kebebasan untuk menentukan kapan aset tersebut ingin dijual atau sebaliknya," ujarnya.


"Ada sejumlah platform yang menawarkan layanan dalam membantu untuk membeli, menjual, serta menyimpan Bitcoin. Penting untuk mempelajari berbagai platform atau perusahaan yang ada," katanya menambahkan.

Ia turut mengatakan bahwa platform tersebut sebaiknya didukung oleh investor ternama, menyediakan sistem keamanan yang baik, serta mudah dalam penggunaannya. (mag/mag)

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed