Rabu, 09 Mei 2018 09:50 WIB

YouTube Hapus Ribuan Iklan Joki Skripsi

Muhammad Alif Goenawan - detikInet
Foto: detikINET/Irna Prihandini Foto: detikINET/Irna Prihandini
Jakarta - YouTube tampak serius dalam mengatasi konten negatif yang beredar di platform miliknya. Tak cuma soal pornografi dan kekerasan, namun juga konten negatif yang merusak dunia pendidikan.

Konten yang dimaksud berupa iklan untuk layanan joki makalah. Adapun temuan iklan ini didapat dari hasil investigasi BBC beberapa waktu lalu.

Tadinya, YouTube memberi kesempatan kepada pemilik iklan untuk mengedit video tersebut. Namun, pada akhirnya YouTube memutuskan untuk menarik semua iklan yang beredar.

Dari hasil audit iklan tadi, YouTube menarik sedikitnya 1.000 iklan. Meski iklan ini sejatinya tidaklah ilegal, iklan ini dianggap melanggar kebijakan YouTube, demikian dikutip detikINET dari Ubergizmo, Rabu (9/5/2018).

Dengan keputusan YouTube untuk menarik iklan joki makalah ini, alhasil banyak yang tidak senang dengan hal tersebut. Beberapa mengaku merasa dirugikan.

Mereka juga menyalahkan YouTube karena tidak mengkomunikasikan kebijakan YouTube secara lebih jelas terhadap iklan seperti ini.

Sebelumnya beredar laporan bahwa startup penyedia layanan joki makalah atau skripsi bernama EduBirdie terang-terangan mengiklankan jasanya lewat YouTube. Tak tanggung, EduBirdie sampai menyewa YouTuber ternama untuk mengiklankan jasanya.

Sam Gyimah, Universities Minister for England menyebut bahwa praktik ini bisa merusak industri dan juga dunia pendidikan. (asj/asj)

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed