Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Microsoft 'Gabung' ke IGOS

Microsoft 'Gabung' ke IGOS


- detikInet

Jakarta - Gerakan Indonesia Goes Open Source (IGOS) besok, Selasa (12/6/2005), akan mengadakan open house, yang diselenggarakan Kementerian Riset dan Teknologi. Perusahaan software Microsoft 'gabung' dalam perhelatan tersebut.Acara open house diselenggarakan untuk mensosialosasikan penggunaan software open source di kalangan pemerintah, masyarakat, dan pendidikan. Menurut pengamatan detikinet, Senin (11/7/2005), di lobby gedung BPPT Ristek, Jl MH Thamrin, Jakarta Pusat, tampak stan Microsoft di antara stan-stan perusahaan swasta, pendidikan, instansi pemerintah dan BUMN yang mendukung gerakan open source. Stan Microsoft, seperti halnya kebanyakan stan-stan lain masih terlihat kosong. Hanya beberapa stan seperti dari IPTEKnet, Universitas Gadjah Mada dan PSN yang sudah mulai mengisi stan berukuran 3 x 4 meter. Maklum, acara yang akan diramaikan 40 stan ini, baru akan digelar besok pagi, pukul 9.00. Dan hanya berlangsung satu hari.Langkah Microsoft meramaikan acara IGOS terbilang ekstrim, mengingat identitas perusahaan yang bukan pendukung software open source. Microsoft dan pendukung open source, adalah dua insan yang berbeda paham dan ideologi. Microsoft keukeuh dengan konsep proprietary (menjaga kode program) sementara kaum open source membela software yang kode sumbernya terbuka, bisa diakses siapa saja.Kemal Prihatman, tim IGOS dari Ristek sekaligus penanggung jawab acara open house mengatakan, Ristek memang mengundang seluruh pihak dari segala jajaran mulai dari perusahaan swasta, kalangan pendidikan, pemerintah dan BUMN. "Kita undang semua tanpa terkecuali, mungkin Microsoft mau bantu kita," kata Kemal. Menurutnya Ristek telah menyebar sekitar 40 undangan sejak Juni lalu, termasuk ke Microsoft. Microsoft Diundang MenristekSementara itu, Anti Suryaman, License Compliance Manager, PT. Microsoft Indonesia, dihubungi dalam kesempatan terpisah mengatakan, pihaknya datang di acara tersebut atas undangan Menteri Ristek, Kusmayanto Kadiman. "Kita ikut atas undangan dari Menristek, jadi untuk menghargai undangan tersebut. Kita juga ingin announce bahwa Microsoft punya solusi untuk warnet," kata Anti.Kepada detikinet, Anti mengatakan bahwa pihaknya akan mengisi stan dengan sejumlah solusi untuk membantu bisnis warnet. Di antara solusi yang ditampilkan, adalah aplikasi gratis yaitu: Issue tracking, Task Vision, Photo Vision, DotNet Nuke, Rainbow Portal, Blue Whale CRM. Ada juga Internet Cafe Connection sharing, Billing System, game-game gratis, Allegiance, Terrarium."Para pengunjung akan diizinkan mendapatkan salinan atau men-download aplikasi dan gratis tersebut," kata Anti. "Selain itu akan diadakan kompetisi game," imbuhnya.Menurutnya, stan Microsoft juga akan memberi penjelasan spesifik mengenai Rental Agreement. "Kita ingin menyampaikan informasi yang sejelas-jelasnya, di mana kami memberikan Rental Agreement kepada warnet yg sudah menggunakan software legal," kata Anti. "Dan kami membantu proses approval-nya tanpa ada biaya apapun yang kami kenakan, bahkan semua biaya administrasi dan pengiriman dokumen akan ditanggung Microsoft Indonesia," paparnya. (epi/)




Hide Ads