SAP Jadi Mata Kuliah Di Perguruan Tinggi
- detikInet
Jakarta -
SAP Indonesia bersama sejumlah universitas di Indonesia melakukan kerjasama untuk memasukkan SAP sebagai mata kuliah di perguruan tinggi. Hal itu bertujuan untuk mempersiapkan tenaga kerja siap pakai.Hal itu diungkap oleh Gun Gun Gunawan, Education Service Manager and Consulting Business Development Manager, SAP Indonesia, kepada wartawan Rabu (5/7/2005) di kantor SAP di Wisma Kyoei Prince Jakarta. SAP akan mensosialisasikan solusi bisnis SAP dan berbagi pengalaman dengan pihak universitas.Menurut Gun, kerjasama itu bertujuan untuk membantu lulusan perguruan tinggi di Indonesia mengenal dan mendalami Enterprise Resource Planning dengan pengalaman bisnis SAP beserta solusinya. Dengan berbekal pengetahuan tersebut, para mahasiswa diharapkan siap diterjunkan ke dunia kerja tidak hanya di Indonesia, tapi juga dunia."Misi SAP yakni ingin menyebarkan pola pikir intelektual dengan best practice yang kami miliki," papar Gun. "SAP mendukung kampus untuk membantu penelitian tentang teknologi informasi," tambahnya.Beberapa pendekatan yang dilakukan SAP seperti menyediakan solusi melalui layanan hosting, pelatihan melalui workshop, dan membangun portal untuk kolaborasi terbuka dan berbagi pakai."Nantinya orang-orang kita yang akan ngerjain proyeknya SAP, bukan orang dari luar," kata Gun. "Bahkan mungkin kita yang kirim orang ke luar," tambahnya.SAP bekerja sama dengan PT Genovate Indonesia (Genovate) yang ditunjuk sebagai pusat partner belajar. Genovate juga yang melatih tenaga pengajar atau dosen yang disiapkan untuk memberikan mata kuliah dan pelatihan.SAP saat ini tergabung dengan aliansi universitas di lebih dari 510 universitas di 36 negara. Aliansi universitas tersebut mencakup aliansi pendidikan dan aliansi riset. Keduanya sama-sama untuk mendukung dan mengembangkan kampus di bidang teknologi informasi (TI). Di Indonesia, universitas yang telah bekerjasama dengan SAP ialah Universitas Indonesia (UI), Bina Nusantara Center (Binus), Universitas Indonusa Esa Unggul (Esa Unggul) dan Universitas Kristen Maranatha Bandung (Maranatha). Kurikulum Mata Kuliah dan Training CenterKhusus untuk UI dan Binus, program SAP untuk saat ini hanya diberikan dalam bentuk pelatihan atau training center. Sedangkan Maranatha dan Esa Unggul memformulakan SAP ke dalam kurikulum mata kuliah mereka. Proses belajar ini akan dimulai pada tahun ajaran baru 2005/2006, tepatnya bulan Agustus 2005. Modul-modul SAP yang akan dijadikan mata kuliah meliputi mySAP Appreciaton, mySAP Financials, mySAP Order Fulfillment, mySAP Human Resource, mySAP ABAP, mySAP Planning & Manufacturing, mySAP Procurement dan mySAP BASIS. Seluruh topik ini dapat diambil dalam jangka waktu 6-8 semester tergantung program yang dibuat universitas."Tidak semua modul dijabarkan secara gamblang. Modul itu mungkin akan diselipkan dengan mata kuliah yang sudah ada," kata Roesfiansjah Rasjidin, Head of Indonusa Production Management Center Universitas Esa Unggul. Jadi Nilai TambahBekerja sama dengan perusahaan seperti SAP, membuat bangga para universitas tersebut dan merasa mendapat nilai tambah. Dekan Maranatha, Yenni M. Djajalaksana mengatakan, dengan kerjasama ini dapat mewujudkan kompetensi SDM dengan kolaborasi antara institusi pendidikan dan industri."Lulusan kami bisa siap pakai untuk teknologi industri seperti SAP. Bahkan untuk mahasiswa sistim informasi Maranatha diharuskan untuk menguasai tujuh modul SAP," ujar Yenni.Roesfiansjah juga berpendapat sertifikasi dari SAP akan memudahkan lulusannya diserap pasar industri. "Apalagi SAP notabene dikenal sebgai pengembang ERP terbesar di seluruh dunia," katanya memuji. Foto Cover: Gun Gun Gunawan, Education Service Manager and Consulting Business Development Manager, SAP IndonesiaFoto Dalam: Pihak universitas yang bekerjasama dengan SAP.Fotografer : detikinet
(epi/)