Jumat, 13 Apr 2018 18:55 WIB

Mulai Digarap di Prancis, Hyperloop Ini Juga akan Sambangi Jakarta

Muhamad Imron Rosyadi - detikInet
Foto: Ist/Internet Foto: Ist/Internet
Jakarta - Sektor transportasi modern hyperloop semakin diramaikan dengan kehadiran Hyperloop Transportation Technologies, yang siap bersaing dengan perusahaan besutan Richard Branson dan Elon Musk.

Hyperloop Transportation Technologies (HTT) mengumumkan bahwa pihaknya akan mulai membangun satu dari dua jalur uji cobanya di Prancis. Direncanakannya pembangunan tersebut dikarenakan telah sampainya sejumlah tabung besar berdiameter 4 meter, yang akan digunakan sebagai trek dari moda transportasi Hyperloop, di pusat R&D mereka di Toulouse.

Nantinya, jalur perdana yang tengah masuk ke dalam tahap konstruksi ini akan memiliki panjang 320 meter. Setelah itu, HTT akan mengalihkan perhatiannya menuju jalur yang lebih panjang, yaitu sekitar 1 kilometer, dan berada di ketinggian 5,8 meter di atas permukaan tanah.



Dijadwalkan, trek perdana akan selesai dan dapat diuji coba pada tahun ini, dengan tes pada jalur yang lebih panjang akan dimulai pada 2019 mendatang. Selain pembangunan trek, pihak HTT juga menyebutkan bahwa kendaraan hyperloop miliknya itu sendiri juga tengah dipersiapkan untuk dikirim dari tempat pembuatannya di Carbures, Spanyol, pada pertengahan tahun mendatang.

Kendaraan tersebut nantinya akan mampu menampung mulai dari 28 hingga 40 orang. Selain itu kecepatan yang dimilikinya diperkirakan dapat mencapai 1.223 kilometer per jam, sebagaimana detikINET kutip dari Engadget, Jumat (13/4/2018).

Selain di Prancis, HTT juga sudah melakukan kesepakatan untuk melakukan uji coba di Amerika Serikat, Slowakia, Abu Dhabi, Republik Ceko, India, Brazil, dan Korea Selatan. Bahkan, HTT pun juga berniat untuk melakukan hal serupa di Indonesia.

Tahun lalu, HTT telah menjalin kemitraan sejumlah wirausahawan lokal yaitu Dwi Putranto Sulaksano, founder Dwiyuna Jaya Foundation, dan Ron Mullers, founder Papa Ron's Pizza, untuk mendirikan PT Hyperloop Transtek Indonesia. Nilai kontraknya pun mencapai USD 2,5 juta.

Proyek transportasi modern tersebut akan fokus di Ibu Kota Tanah Air, dengan rute Jakarta-Bandung (waktu tempuh 9 menit) dan Jakarta-Yogyakarta (waktu tempuh 25 menit) akan menjadi dua trayek perdana. Setelahnya, HTT berencana untuk menghubungkan Pulau Jawa dengan Pulau Sumatera menggunakan hypeloop. Belum dipastikan kapan HTT akan membawa moda transportasi modern ini ke Indonesia.

Pengumuman HTT untuk melakukan uji coba secara tidak langsung semakin memanaskan perlombaan di sektor transportasi hyperloop. Selain perusahaan asal Los Angeles ini, gabungan antara SpaceX, Tesla, dan The Boring Company, serta Virgin pun juga memiliki moda transportasi modern serupa.

Belum lama ini, Elon Musk selaku CEO dari SpaceX, Tesla, serta The Boring Company, sekaligus otak di balik konsep transportasi hyperloop, menulis di akun Twitternya bahwa perusahaannya akan melakukan tes peluncuran. Ia bersama timnya akan mencoba untuk mencapai separuh dari kecepatan suara, sekaligus berhenti, pada jarak 1,2 kilometer.

Selain itu, The Boring Company pun juga tengah menggali terowongan dari New York menuju Los Angeles untuk menempatkan jalur bagi moda transportasi bernama Loop tersebut. Rencananya, Loop juga akan beroperasi di Chicago dan Pesisir Timur Amerika Serikat.



Lalu, Virgin juga sudah memamerkan sebuah prototipe kereta modern Hyperloop One yang akan melayani rute Dubai -Abu Dhabi di Uni Emirat Arab yang berjarak kurang lebih 140 kilometer.

Kereta berbentuk kapsul ini nantinya dapat melaju hingga 1.220 kilometer per jam, sehingga lama perjalanan dari satu kota ke kota yang lain hanya akan menempuh waktu sekitar 12 menit. (rns/rns)

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed