Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Risiko Kantor Bergerak
Laptop Bisa Bikin Sakit Leher
Risiko Kantor Bergerak

Laptop Bisa Bikin Sakit Leher


- detikInet

Jakarta - Laptop memang nyaman dibawa kemana-mana. Tetapi awas! ada bahaya mengintai. Penggunaan laptop terlalu lama konon bisa menyebabkan sakit leher dan cidera-cidera lain. Menurut Direktur Human Factors and Ergonomics Laboratory Cornell University, Alan Hedge, laptop memang tidak pernah dirancang untuk menggantikan komputer desktop. Demikian seperti dilansir Bernama.com dan dikutip detikinet Rabu (1/6/2005).Ia menegaskan," Laptop hanya untuk digunakan pada kesempatan-kesempatan tertentu saja. Bukan untuk dipakai 8 jam sehari selama setahun." Pasalnya, pada laptop, layar dan keyboard nya terpasang sangat dekat. Mungkin ini yang menjadi alasan kenapa sering bikin sakit leher. Disain yang kurang ergonomis. Para pengguna 'komputer pangkuan' ini hanya punya dua pilihan untuk meminimalisir cidera. Membungkukkan sedikit leher mereka untuk dapat melihat monitor atau memposisikan monitor setara dengan pandangan mata mereka. Meski begitu, keduanya tidak memberi solusi yang baik untuk pembentukkan postur tubuh yang sehat dikala kerja. Sebabnya, bagian tangan akan bergantung dengan bebasnya, sehingga posisi tangan jadi tidak nyaman. "Ini jelas-jelas salah satu cara untuk merusak tubuh anda. Terutama sistim otot dan tulang rangka," tandas Nicholas DiNubile, seorang ahli bedah ortopedi.Selain cidera leher, masih ada masalah-masalah lain yang dapat ditimbulkan perangkat komputer mobile ini. Misalnya saja, panas yang ditimbulkan mesin dapat membuat seseorang 'terbakar' atau bahkan menurunkan tingkat kesuburan pria. Khususnya bagi kaum adam yang suka meletakkan laptop di pangkuan untuk waktu yang cukup lama.Menciderai Tapi DisukaiUntuk pengguna bermobilitas tinggi, laptop akan membuat mereka sakit punggung, tangan dan bahu. Karena sepanjang perjalanan harus membawa-bawa piranti ini.Lebih dari 9200 pekerja swasta di Amerika Serikat harus izin sakit sehari atau dua hari dari kantor karena mengalami cidera akibat mengetik terlalu lama di laptop. Demikian informasi dari Biro Statistik Pekerja Amerika Serikat tahun 2003 lalu.Dari kasus-kasus yang diketahui, 92 persen cidera disebabkan oleh pergerakan dan postur tubuh yang salah. Sementara lebih dari sepertiga pekerja harus istirahat sebulan di rumah karena mengalami cidera terkait.Kenyataannya banyak orang tetap membeli laptop. Alasannya, laptop menawarkan fasilitas hiburan yang dapat dibawa ke mana saja. Dengan fasilitas DVD player, layar yang semakin besar, dan prosesor yang makin kuat, tidak heran penjualannya meningkat. Tahun 2004, sekitar 49 juta laptop terjual di seantero dunia. Jumlah tersebut hampir dua kali lipat dari yang terjual tahun 2000. Demikian menurut hasil riset pasar IDC.Laptop yang semakin berat dan tidak portable tetap diramalkan akan mendominasi pasar laptop pada masa-masa yang akan datang.Cara Menghindari CideraMenurut saran para dokter, keyboard dan mouse yang dirancang terpisah adalah cara paling mudah untuk mengurangi cidera leher dan bahu penggunanya. Selain itu dapat digunakan alat-alat tambahan.Alat-alat tambahan ini nantinya memungkinkan pengguna untuk dapat mengatur ketinggian monitor hingga batas mata dan memposisikan lengan dan bahu pada posisi yang sehat. Terlebih lagi, beberapa perusahaan akan menawarkan laptop yang dilengkapi penyangga sehingga dapat diatur ketinggiannya.Ketinggian ideal sebuah monitor adalah 20 derajat di bawah level horisontal mata atau 20 centimeter di bawah level penglihatan mata. Sementara itu, jarak ideal antara pengguna dan layar adalah 50 centimeter. Kalau perlu, disediakan juga bantalan khusus untuk alas laptop. Untuk mengurangi panas yang dihasilkan, mungkin bisa digunakan kipas angin kecil. Tetapi hal ini akan merepotkan bagi yang suka bepergian.Itu semua dari segi pirantinya. Perlu dipikirkan juga dari segi pengguna atau manusianya. Pilihan gaya hidup dan kebiasaan kerja sangat menentukan kesehatan. Terutama yang berkaitan dengan cidera yang disebabkan penggunaan komputer.Ada baiknya pengguna komputer istirahat setiap 20 atau 30 menit kerja. Melakukan peregangan, ngemil sehat, atau olahraga kecil disinyalir dapat mengurangi kemungkinan cidera. Singkatnya, pengguna harus tahu kapan harus berhenti bekerja ketika tubuh sudah tak kuasa menahan lelah. (wsh/)







Hide Ads