Pergantian Dirjen Postel
Pendidikan dan Pengalaman Jadi Syarat Penting
- detikInet
Jakarta -
Departemen Komunikasi dan Informatika (Kominfo) akan melakukan penggantian Dirjen Pos dan Telekomunikasi. Wakil Ketua Komisi 5 berpendapat, siapa pun penggantinya, diharapkan memiliki latar belakang pendidikan dan berpengalaman di bidang pos dan telekomunikasi."Sebagai anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), tentu mengharapkan bahwa siapa pun penggantinya harus memenuhi harapan masyarakat," kata Erman Suparno, Wakil Ketua Komisi 5 kepada detikcom, Rabu (6/4/2005). "Harapan tersebut antara lain, pejabatnya haruslah orang dengan latar belakang pendidikannya memang bidang telekomunikasi, lebih baik lagi berpengalaman di bidangnya," katanya.Selain syarat tersebut, Erman menyampaikan bahwa masyarakat juga mengharapkan pejabat yang profesional dan mampu mengelola direktoratnya. Serta memiliki loyalitas dan integritas tinggi kepada masyarakat pengguna dan yang masih banyak memerlukan sambungan telepon. Erman menekankan, loyalitas dan integritas sangat diperlukan mengingat pos dan telekomunikasi bukan hanya alat komunikasi dan informasi, tetapi yang lebih penting adalah merupakan infrastruktur dasar yang dibutuhkan oleh masyarakat kota sampai pedesaan. Selaini itu, sektor ini dinilai mampu membangkitkan pertumbuhan ekonomi riil bagi masyarakat.Pejabat Dirjen Postel nantinya diharapkan mampu menata para operator, baik yang sudah ada maupun yang akan datang, agar ikut bertanggung jawab atas pembangunan fasilitas sambungan telepon. "Hal ini diharapkan dapat meningkatkan penetrasi telepon sehingga dapat menjangkau sampai ke desa-desa seluruh Indonesia, dan dengan biaya terjangkau oleh masyarakat," paparnya.Seperti diberitakan sebelumnya, Menteri Kominfo Sofjan A. Djalil berniat mengganti Dirjen Postel, karena dinilai sudah terlalu lama menjabat. Meski belum ada kepastian kapan pejabat lama akan diganti, informasi mengenai calon pengganti beredar cukup santer di kalangan Direktorat Jenderal Pos dan Telekomunikasi. Informasi yang beredar, Dirjen Postel yang saat ini dijabat Djamhari Sirat, akan diganti oleh Direktur Pengairan dan Irigasi dari Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), Dr. Ir. Basuki Yusuf Iskandar, MSC. Sejumlah kalangan menyayangkan jika kompetensi Basuki sebagai ahli di bidang pengairan dan irigasi, harus dialihkan ke bidang lain yang bukan kompetensinya.
(nks/)