Senin, 26 Feb 2018 11:56 WIB

Menjajal Hyperloop, Kereta Kecepatan Ribuan KM per Jam

Muhamad Imron Rosyadi - detikInet
Interior Hyperloop. Foto: Reuters Interior Hyperloop. Foto: Reuters
Dubai - Setelah mengumumkan rute barunya di India, kini Virgin Hyperloop One resmi memperlihatkan kereta kapsul canggihnya yang akan digunakan di Uni Emirat Arab.

Virgin memamerkan sebuah prototipe kereta modern Hyperloop One yang akan melayani rute Dubai - Abu Dhabi di Uni Emirat Arab yang berjarak kurang lebih 140 kilometer.

Kereta berbentuk kapsul ini nantinya dapat melaju hingga 1.220 kilometer per jam, sehingga lama perjalanan dari satu kota ke kota yang lain hanya akan menempuh waktu sekitar 12 menit.

Jika menggunakan mobil, perjalanan ke Abu Dhabi dari Dubai atau sebaliknya akan memakan waktu selama 90 menit.

Kecepatan tersebut diwujudkan dengan mengurangi tekanan udara di dalam tabung lintasan untuk menciptakan kondisi yang kurang lebih sama saat berada di ketinggian 60 kilometer di atas permukaan laut.

Kemunculan prototipe Hyperloop One oleh Road Transport Authority (RTA) ini mengambil tempat di Dubai saat perhelatan UAE Innovation Month.

Menjajal Hyperloop, Kereta Kecepatan Ribuan KM per Jam Foto: Reuters


Walau hanya prototipe, namun kereta kapsul yang dapat mengangkut hingga 10 penumpang ini menghadirkan interior yang terbilang mewah untuk sebuah moda transportasi, dengan kursi berbahan kulit serta layar berkualitas HD untuk menampilkan sejumlah informasi serta keperluan hiburan.

Diharapkan, layanan yang dijadwalkan untuk diluncurkan pada 2020 mendatang ini dapat mengantarkan sekitar 10.000 penumpang setiap jamnya, baik itu yang mengarah ke Dubai maupun Abu Dhabi.

"RTA merupakan salah satu pendukung awal dari teknologi hyperloop, jadi saya sangat antusias untuk dapat memperlihatkan kereta kapsul ini," ujar Rob Lloyd, CEO Virgin Hyperloop One.

RTA memang sudah lama menjalin kerja sama dengan Hyperloop One pada 12 November 2016. Bahkan, saat itu Hyperloop One masih belum dicaplok oleh Virgin Group, yang mengakuisisinya pada Oktober 2017.

"Saat resmi digunakan nanti, teknologi hyperloop akan berimbas pada mobilitas di kota-kota tersebut," ucap Mattar Al Tayer, Director General RTA, seperti detikINET kutip dari Daily Mail, Senin (26/2/2018). (fyk/fyk)