Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Hajatan Tren ICT Terkini
'Hadiri' CommunicAsia 2005 Lewat Detikinet
Hajatan Tren ICT Terkini

'Hadiri' CommunicAsia 2005 Lewat Detikinet


- detikInet

Jakarta - Ajang tahunan CommunicAsia 2005 menjanjikan update terbaru seputar ICT, terutama di Asia. Tak sempat datang? Jangan khawatir, Tim Detikinet siap melaporkan langsung. Seperti tahun-tahun sebelumnya, tahun 2005 CommunicAsia hadir di Singapura. Acara itu disebut sebagai sebuah 'keramaian besar' yang paling terkenal di Asia. Khususnya untuk dunia teknologi informasi dan komunikasi atau Information Communication Technology (ICT). Acara pameran yang dijadwalkan dari tanggal 14 hingga 17 Juni 2005 dan bertempat di Singapore Expo, diperkirakan akan mendatangkan puluhan ribu pengunjung, dari Singapura dan mancanegara. Pameran itu telah hadir sejak tahun 1979.Sebagai perbandingan, tahun 2004 ajang ini menyerap 45000 pengunjung (44 persennya adalah pengunjung dari mancanegara). CommunicAsia 2005 akan dibuka Senin (13/6/2005) petang. Demikian menurut keterangan pihak penyelenggara acara, Singapore Exhibition Services Pte Ltd., kepada detikinet, Senin (13/6/2005).Nantikan di DetikinetPameran ini akan mencakup seluruh aspek dari dunia industri teknologi dan informasi. Namun fokus utama acaranya tetap pada komunikasi broadband, solusi perusahaan, teknologi bergerak dan solusinya, solusi jaringan, teknologi satelit, serta security and smart card. Tentunya, banyak hal-hal baru yang bisa didapat dari ajang tersebut. Untuk itu Tim Detikinet akan menghadiri ajang tersebut, dan melaporkannya untuk kepuasan pembaca, mulai Selasa (14/6/2005) hingga bubaran Kamis (16/6/2005).Pameran besar ini diselenggarakan tidak hanya untuk platform internasional yang menunjukkan produk teranyarnya saja. Tetapi juga mengundang siapa saja yang bergelut di bidang teknologi informasi dan komunikasi untuk ikutan berpartisipasi meramaikan acara terkait. Bisa juga diibaratkan sebagai sebuah wadah yang menghubungkan kalangan profesional dunia teknologi informasi dan komunikasi dengan jaringan pengusaha industri terkait. Baik lokal maupun mancanegara.Agak melihat setahun kebelakang, CommunicAsia 2004 telah mendatangkan 1321 perusahaan yang ikut ambil bagian dalam pameran. Termasuk perusahaan-perusahaan ternama seperti Ericsson, France Telecom, Fujitsu Asia, LG Electronics, Lucent, Motorola Canopy Wireless Broadband, Panasonic, Samsung Electronics, SingTel, Siemens dan Sony. Tahun ini, para peserta pameran disinyalir akan datang dari kalangan veteran teknologi informasi, industri-industri terdepan dan perusahaan-perusahaan kecil dan menengah dari 54 negara.Beberapa perusahaan yang juga dikabarkan akan turut serta antara lain adalah: Arianespace, Andrew Corporation, CBOSS, Concerto Software, Ericsson, Fujitsu, Huawei, Intelsat, Lucent Technologies, MEASAT Satellite, Motorola, Panasonic, PanAmSat, Polycom, SES Americom, Shin Satellite, Siemens, Sony, Sony Ericsson, Tandberg, Telekom Malaysia, UTStarcom, Unified Communications, dan ZTE. Paviliun IndonesiaAda pula paviliun-paviliun khusus terbaru yang ditempati oleh peserta dari Malaysia, Australia dan Indonesia. Nantinya mereka ini akan bergabung dengan 18 paviliun yang selalu hadir dari tahun ke tahun yaitu dari Kanada, Cina, Finlandia, Perancis, Jerman, India, Irlandia, Korea, New Zealand, Filipina, Singapura, Swedia, Taiwan, Thailand, Inggris dan Amerika Serikat.Di bawah naungan acara CommunicAsia 2005, akan hadir juga sub-sub acara sebagai bagian dari event ini. Acara-acara yang dimaksud adalah 'hajatannya' MobileCommAsia, NetworkAsia, dan SatCommAsia."Setelah sekian lama industri IT terpuruk sejak krisis ekonomi yang melanda dunia pada permulaan abad 21, kini semangat itu kembali bangkit. Kalangan pengusaha dan pemerintah sudah siap berinvestasi kembali dunia teknologi informasi," Victor Wong, Direktur Proyek Event Komunikasi, Singapore Exhibition Services Pte Ltd. mengatakan."CommunicAsia, sebagai acara regional yang sudah mendunia ini, telah menjadi 'kunci' yang membangkitkan gairah industri terkait dan penentu tren di masa yang akan datang," imbuh Wong menutup pemaparannya. (wsh/)




Hide Ads