BERITA TERBARU
Minggu, 28 Jan 2018 14:16 WIB

Creativepreneur Corner 2018

'Semakin Gelisah, Semakin Banyak Ide yang Keluar'

Rois Jajeli - detikInet
Foto: detikINET/Fino Yurio Kristo Foto: detikINET/Fino Yurio Kristo
Surabaya - YouTuber dan juga standup comedian Raditya Dika membeberkan rahasia sukses di dunia industri kreatif. Ia pun buka-bukaan di hadapan ribuan orang di Surabaya.

"KIta harus punya tekad, keberanian untuk memulai," ujar Raditya di acara Creativepreneur Corner 2018 di JX International, Surabaya, Minggu (28/1/2018).

Ia menerangkan, kebanyakan orang kita adalah malas dan nyinyir melihat orang lain, teman, atau tetangga sukses,

"Mindset harus berubah. Elu harus bisa lepas dari itu (nyinyir). Lebih baik elu berani tampil, meski jelek. Elu harus berubah dan berbuat karya," ujarnya.

Selain itu, Raditya juga membeberkan alasan untuk menggapai sukses. Yakni, memunculkan ide yang berawal dari kegelisahan.

"Saya menjadi YouTuber ini berawal dari kegelisahan. Malam minggu jomblo, saya bikin serial. Sudah empat tahun saya jomblo dan gelisah. Sekarang gue gelisah terus," katanya yang disambut geer peserta.

"Semakin banyak gelisah, maka semakin banyak ide yang keluar," tambahnya.

Ia berpesan kepada YouTuber, untuk tidak berpikir dan berangan-angan diikuti oleh ribuan banyak orang.

"Bikin karya, ya bikin karya saja, Jangan tergoda iming-iming follower banyak. Jangan! Buatlah karya yang orang nggak pernah memikirkan," jelasnya.

Raditya menambahkan, mengukur kemampuan diri juga harus ditanamkan saat membuat karya.

"Saya menyensor diri. Saya ngebayangin bagaiamana kalau ada orang melihat anak perempuan dan bapaknya, apakah gue nyaman atau tidak. Gue nyaman nggak kalau ngomong ini, ngomong itu," jelasnya.

'Semakin Gelisah, Semakin Banyak Ide yang Keluar'Creativepreneur Corner 2018


Selain Raditya Dika, ajang Creativepreneur Corner 2018 di Surabaya menampilkan para pembicara top seperti Walikota Surabaya Tri Rismaharini, CEO CT Corp Chairul Tanjung, pendiri 8wood Alice Norin, penyanyi Vidi Aldiano, dan Chef Andrian Ishak.

Kemudian ada pendiri Markobar Gibran Rakabuming, CEO Layaria Dennis Adishawara, Prasetyo Andy Wicaksono selaku pendiri Code of Indonesia, dan CEO Kibar Yansen Kamto sebagai moderator. (rou/rou)

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed