Rabu, 10 Jan 2018 11:35 WIB

Viral, Bocah SD Berjuang Sekolah Sampai Rambut Membeku

Fino Yurio Kristo - detikInet
Wang Fuman. Foto: istimewa Wang Fuman. Foto: istimewa
China - Perjuangan menuju sekolah bocah SD ini sungguh luar biasa dan kisahnya jadi viral. Dia berjalan sendirian sekitar 4,5 kilometer dan bukan itu saja, si bocah harus menghadapi cuaca dingin menusuk tulang.

Dikutip detikINET dari Metro, bocah bernama Wang Fuman itu tinggal di kota kecil Shatong, Provinsi Yunan, China. Dia hanya mengenakan jaket tanpa sarung tangan atau pelindung kepala, berjalan lebih dari sejam sampai sekolah.

Wang yang baru berusia 8 tahun adalah siswa kelas 3 di SD Zhuanshanbao. Keluarga Wang memang kurang mampu. Ayahnya bekerja di daerah lain dan ibunya, entah karena alasan apa, meninggalkan mereka.

Kepala sekolah menyatakan Wang memang harus berjalan beberapa kilometer tiap hari demi menuntut ilmu. Lokasi tempat tinggalnya termasuk paling jauh dibandingkan dengan teman-teman sekelasnya.

Nah belum lama ini saat ujian, cuaca tiba-tiba sangat dingin dan bersalju sampai minus 9 derajat celcius. Saking dinginnya, rambut Wang jadi tertutup salju. Tampak di foto, Wang ditertawakan teman-temannya sesampainya di sekolah.

Sudah begitu, sekolah tersebut juga tidak memiliki penghangat. Sehingga Wang harus tetap kuat menahan udara dingin.

Menurut sang Kepsek, Wang selain tangguh juga pintar, khususnya di bidang matematika. Bocah bermuka lucu ini mendapat nilai hampir sempurna di mata pelajaran yang sulit itu.
Viral, Bocah SD Berjuang Sekolah Sampai Rambut MembekuFoto: istimewa

Dalam wawancara, Wang mengaku merindukan ayahnya. Ia juga mengatakan setelah bersekolah, kadang membantu neneknya di ladang. Terlihat dari tangannya yang tidak seperti anak seusianya. Netizen pun terharu dan memberi semangat padanya.

"Aku menangis membaca ini. Semoga bocah kecil ini mendapatkan hal-hal terbaik dalam hidupnya. Semoga dia menjadi orang dewasa yang sukses dan bahagia," tulis sebuah komentar online.

"Aku tak bisa membayangkan kehidupannya. Coat tipis, tidak ada pelindung kepala. Dia sungguh berani dan ini menggambarkan semangat manusia untuk mendapat pendidikan. Kita harus bersyukur," tulis yang lain. (fyk/fyk)

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed