Selasa, 09 Jan 2018 23:28 WIB

Go-Jek Ingin Go-Food Bisa Deteksi Selera Pengguna

Agus Tri Haryanto - detikInet
Foto: Rengga Sancaya Foto: Rengga Sancaya
Jakarta - Sejak pertama kali diluncurkan pada April 2015, Go-Jek tak menyangka bahwa Go-Food bisa menjadi salah satu layanan yang populer pada aplikasi Go-Jek. Kondisi ini membuat Go-Jek berbenah untuk menyempurnakan layanan pesan antar makanan tersebut.

Di perjalanan awal keberadaan Go-Food, Go-Jek menggandeng 15 ribu restoran yang tersebar di seluruh Jakarta. Saat ini, tercatat ada 125 ribu merchant penjual makanan yang tersebar di berbagai kota Indonesia.

Founder dan CEO Go-Jek Nadiem Makarim mengatakan rencana pihaknya terkait Go-Food pada tahun ini, di mana akan memberikan rekomendasi yang menyesuaikan selera penggunanya dengan tepat.

"Kita ingin mencoba menciptakan suatu sistem rekomendasi yang lebih relevan bagi customer. Anda akan melihat evolusi produknya Go-Food akan ada berbagai otomasi terhadap rekomendasi, seperti Anda itu selera sukanya apa sih?" ucap Nadiem di Pasaraya, Blok M, Jakarta, Selasa (9/1/2018).

Jadi, harapan Go-Jek, kata Nadiem, dalam satu tahun ke depan, pihaknya bisa memprediksi apa yang bikin pengguna Go-Food itu happy, misalnya ada makanan yang belum pernah dicoba tapi pengguna bakal senang kalau mencicipi.

"Itu merupakan challenge yang besar dari sisi engineering tapi itu merupakan aspirasi kami dapat mengerti lidah pengguna kita. Jadi, yang benar-benar dia suka," sambungnya.

Saksikan video 20detik tentang kisah Go-Food di sini:

[Gambas:Video 20detik]

Di kesempatan yang sama, Chief Commercial Expansion Go-Jek Cathrine Hindra Sutjahyo mengatakan agar memberikan rekomendasi sesuai keinginan pengguna Go-Food, Go-Jek salah satunya menggunakan teknologi kecerdasan buatan.

"Kita mix, untuk mencoba teknologi berbeda tapi salah satu iya (kecerdasan buatan)," ungkapnya.

Mengenai ekspansi Go-Food kedepannya di tahun ini, Cathrine menyebutkan bahwa itu akan disesuaikan dengan keberadaan layanan Go-Jek di kota tersebut.

"Untuk Go-Food akan selalu berkembang sesuai dengan perkembangan Go-Jek. Kalau Go-Food, kita selalu maintenance, pertumbuhan Go-Food setiap bulannya itu double digit. Tapi, perkembangannya lebih ke platform-nya agar customer friendly dan segala macam," tuturnya. (agt/rou)

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed