Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network
detikInet
Cara Bill Gates Menikmati Waktu Santai dan Manfaatnya

Cara Bill Gates Menikmati Waktu Santai dan Manfaatnya


Muhamad Imron Rosyadi - detikInet

Foto: Reuters
Jakarta - Setiap orang punya caranya masing-masing menghabiskan waktu senggang, tak terkecuali Bill Gates.

Meski tidak lagi memegang kendali penuh terhadap Microsoft, Gates masih disibukkan dengan berbagai misi sosial, seperti proyek pemberantasan sejumlah penyakit, hingga peningkatan kualitas sistem pendidikan.

Kelihatannya, mengatasi berbagai permasalahan kompleks tersebut bisa jadi lebih rumit dan berat untuk diselesaikan, namun Bill Gates justru mengakui kini dirinya mulai dapat meluangkan waktu untuk dirinya sendiri beserta orang-orang terdekatnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Saat berusia 20an hingga 30an, seluruh hidup saya terfokus pada pekerjaan. Saya tidak liburan, bahkan sekadar istirahat di akhir pekan pun tidak. Saya selalu jadi yang pertama datang sekaligus terakhir meninggalkan kantor," ujarnya, seperti detikINET kutip dari TIME, Senin (8/1/2017).

"Sekarang, saya lebih baik dalam menyeimbangkan antara kegiatan dalam yayasan dengan menghabiskan waktu bersama keluarga serta teman-teman," tambahnya.

Apa saja hal-hal yang menjadi favorit Bill Gates dalam mengisi waktu luangnya? Berikut kegiatannya tersebut, sekaligus manfaat rutin melakukannya.

Main Bridge

Foto: Reuters
Bridge merupakan sebuah permainan kartu yang dipelajari Gates dari orang tuanya.

"Saya mulai benar-benar menikmatinya saat bermain dengan Warren Buffett. Bridge membutuhkan strategi dan kerja sama antar rekan kelompok agar dapat memainkannya dengan baik," tuturnya.

Ia juga mengakui bahwa dirinya dan CEO Berkshire Hathaway Warren Buffett selalu mencuri-curi waktu untuk memainkannya saat sedang bersama sebagaimana diamini oleh Buffet.

Studi dari University of Wisconsin-Madison mengungkapkan, melakukan berbagai aktivitas kognitif, seperti bermain kartu, memiliki efek yang baik bagi kesehatan otak.

Main Settlers of Catan

Foto: Getty Images
Satu lagi permainan yang digemari oleh Bill Gates. Settlers of Catan adalah permainan papan yang mengharuskan pemainnya untuk membangun sebuah peradaban.

"Saya, Melinda, beserta anak-anak dapat menghabiskan berjam-jam duduk mengitari meja untuk memainkannya dengan membangun jalan, menyusun strategi, dan menjadi yang pertama mencapai poin 10 agar dapat menang. Ini (Settlers of Catan) merupakan favorit kami," ujarnya.

Tenis

Foto: Matthew Stockman/Getty Images
Bill Gates mengakui bahwa ia bermain tenis sepanjang hidupnya.

"Tahun ini, saya sempat bermain melawan Roger Federer untuk menggalang dana bagi yayasan miliknya. Walaupun saya bukan pemain tenis terbaik, tapi kegiatan ini sangat menyenangkan," ucapnya.

Selain Bill Gates, konglomerat pemilik Virgin Group Richard Branson juga sangat fanatik dengan tenis. Bahkan, dia mengakui bahwa olahraga tersebut memberinya pelajaran yang dapat membimbingnya dalam meniti kesuksesan lewat bisnisnya.

Tak hanya itu, Mark Zuckerberg pun sempat mengatakan bahwa menjaga kebugaran sangat penting untuk menjaga stamina tubuh agar selalu terisi.

Membaca Buku

Foto: internet
Pria yang dikenal luas sebagai filantropi dunia ini rata-rata membaca satu buku setiap pekan. Bahkan, ia selalu membawa sebuah tas jinjing berisi penuh buku dalam sebuah perjalanan untuk berlibur.

"Mungkin ini sudah tidak terlalu mengejutkan, namun salah satu cara yang saya suka untuk bersantai adalah dengan tetap belajar," kata Bill Gates.

Tidak hanya dirinya, konglomerat lain seperti Warren Buffet dan Mark Cuban pun mengaku bisa menghabiskan waktu berjam-jam setiap harinya untuk membaca buku.

Studi yang diterbitkan oleh Stanford University sendiri menunjukkan bahwa membaca buku dapat meningkatkan aliran darah menuju daerah otak yang kurang digunakan secara maksimal.

Traveling

Bill dan Melinda Gates (Foto: Instagram @melindafrenchgates)
Kegiatan ini menjadi salah satu pemicu munculnya titik balik dalam kehidupannya.

"Pada 1993, Melinda dan saya mengunjungi Tanzania, Kenya, dan Zaire (sekarang Republik Demokratik Kongo). Perjalanan ini mengubah hidup kami, sekaligus menginspirasi untuk mulai membangun yayasan dan berperan dalam kegiatan filantropi," ujar Bill Gates.

"Saya tahu tidak semua orang dapat menjelajahi berbagai negara di dunia, jadi saya mulai membagikan video berkonsep virtual reality dalam myGates Notes untuk menunjukkan apa saja yang saya lihat dan pelajari," pungkasnya.

Beberapa studi menunjukkan, traveling dapat membuat orang yang melakukannya lebih sehat, kreatif, bahagia, serta mengurangi tingkat stres sekaligus risiko depresi.

(rns/rns)









Hide Ads