Harga emas dunia terus meroket dan kembali mencetak rekor baru pada awal 2026. Logam mulia yang selama ini dianggap sebagai simbol kekayaan tertinggi itu kini justru "tersingkir" jika dibandingkan dengan sejumlah mineral dan material langka lain yang nilainya jauh lebih fantastis.
Tak hanya miliaran, bahkan ada yang harganya menembus triliunan hingga kuadriliunan rupiah per gram. Mineral-mineral ini bukan sekadar langka, tetapi juga sulit diproduksi, memiliki aplikasi khusus, hingga menjadi bahan penelitian paling mahal di dunia.
Berikut daftar 5 mineral dan material termahal di dunia yang membuat emas tampak biasa saja.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
1. Berlian
Berlian tetap menjadi simbol kemewahan dunia. Selain dipakai sebagai perhiasan, berlian juga dimanfaatkan dalam industri presisi dan teknologi tinggi.
Berlian Foto: Via fifthbloom |
Harga berlian sangat bervariasi tergantung warna, kejernihan, potongan, dan karat. Berdasarkan kurs akhir Januari 2026 sekitar Rp16.750 per dolar AS, harga berlian berkisar Rp33 juta hingga Rp268 juta per karat, atau sekitar USD 2.000-16.000 per karat.
Kelangkaan, proses penambangan sulit, dan permintaan tinggi membuat berlian tetap menjadi salah satu mineral paling bernilai di dunia.
2. Painite
Jika berlian terasa mahal, painite jauh lebih ekstrem. Mineral langka ini pertama kali ditemukan di Myanmar dan mengandung unsur zirconium dan boron yang sangat jarang.
Painite Foto: Fifthbloom |
Painite dikenal sebagai salah satu mineral paling langka yang pernah ada. Hanya segelintir kristal alami yang ditemukan hingga 2026. Warnanya yang merah muda kecokelatan membuatnya sangat dicari kolektor.
Harganya bisa mencapai USD 300.000 per gram atau sekitar Rp5 miliar per gram.
3. Berlian Merah
|
Berlian Merah Foto: Passionjewelry
|
Karena kelangkaannya yang ekstrem, berlian merah bisa dihargai hingga USD 4,7 juta per gram atau sekitar Rp78,7 miliar per gram. Dalam banyak lelang, harganya bahkan menembus lebih dari USD 1 juta per karat.
4. Californium-252
Californium-252 Foto: Dreamstime |
Berbeda dari batu mulia, Californium-252 adalah elemen sintetis radioaktif yang diproduksi di laboratorium nuklir. Material ini digunakan dalam eksplorasi minyak, deteksi emas, hingga terapi kanker.
Produksinya sangat terbatas karena membutuhkan reaktor nuklir khusus. Harganya diperkirakan mencapai USD 27 juta per gram, setara Rp452 miliar per gram.
Karena biaya produksi tinggi dan manfaat ilmiahnya, Californium-252 menjadi salah satu material buatan termahal di dunia.
5. Antimateri
|
Antimateri Foto: Istimewa
|
Antimateri hanya bisa diproduksi dalam jumlah sangat kecil di fasilitas seperti CERN. Hingga kini, baru fraksi mikrogram yang pernah dibuat.
Biaya produksinya diperkirakan mencapai USD 62,5 triliun per gram, atau setara Rp1.046 kuadriliun per gram. Angka ini menjadikannya material termahal yang pernah dihitung manusia.
Lonjakan harga emas memang mencengangkan, tetapi dibandingkan mineral dan material super langka di atas, emas masih berada di kelas "terjangkau".
Dari berlian merah hingga antimateri, daftar ini membuktikan bahwa nilai sebuah material bukan hanya soal kemewahan, tetapi juga kelangkaan, teknologi, dan kompleksitas produksinya.
Kalau kamu diberi kesempatan, mana yang ingin kamu miliki?
(afr/afr)






