Jumat, 05 Jan 2018 11:04 WIB

Begini Trik Google Mengirit Pengeluaran Pajaknya

Anggoro Suryo Jati - detikInet
Kantor Google. Foto: Getty Images Kantor Google. Foto: Getty Images
Jakarta - Google bisa mengirit pengeluaran sedikitnya USD 3,7 miliar atau sekitar Rp 49,7 triliun untuk membayar pajaknya pada 2016.

Hal itu terjadi karena Google memindahkan pemasukannya sebesar 16 miliar euro antara Irlandia, Belanda, dan Bermuda. Ini adalah celah yang lazim digunakan perusahaan untuk mengurangi pengeluarannya untuk membayar pajak, yang kini celahnya sudah ditutup.

Teknik yang dilakukan Google ini lazim disebut sebagai Double Irish dan Dutch Sandwich, yang memanfaatkan celah di peraturan pajak luar negeri. Pada 2016, Google bahkan mengirit 7% lebih banyak ketimbang 2015, dengan besaran pajak 19,3%.

"Kami sudah membayar semua pajak untuk mengikuti aturan pajak di setiap negara tempat kami beroperasi di seluruh dunia. Kami juga terus berkomitmen untuk membantu pertumbuhan ekosistem online," tulis Google dalam pernyataannya.

Cara kerja teknik yang dilakukan Google ini adalah dengan menerima semua pemasukan dari iklannya di seluruh dunia ke perusahaan shell di Irlandia, yang kemudian pemasukan tersebut disimpan di perusahaannya di Belanda, demikian dikutip detikINET dari The Verge, Kamis (4/1/2018).

Kemudian dana tersebut dipindahkan ke perusahaan shell lain di Irlandia, yang secara fisik berlokasi di Bermuda. Di perusahaan terakhir inilah Google melaporkan dana-dana tersebut sebagai pemasukannya, yang menerapkan nilai pajak pemasukan korporat sebesar 0%. (asj/fyk)

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed