Senin, 18 Des 2017 12:59 WIB

Sampai Rela Mati, Berapa Penghasilan Seleb Medsos di China?

Muhamad Imron Rosyadi - detikInet
Fan fan. Foto: istimewa Fan fan. Foto: istimewa
FOKUS BERITA Selfie Berujung Maut
Jakarta - Popularitas yang diraih selebritas media sosial di China membuat mereka meraup penghasilan yang lumayan. Itu sebabnya ada yang sampai berani nekat, seperti rooftopper Yong Ning, misalnya.

Persaingan di dalam industri live streaming di negeri Tirai Bambu memang tengah panas-panasnya. Setiap harinya, ada jutaan broadcaster di lebih dari 100 platform live streaming yang berlomba-lomba untuk menghadirkan konten-konten yang dapat menarik perhatian para penonton.

Fan Fan, salah satu bintang internet di China, mengatakan ada lebih dari 3,5 juta broadcaster live streaming, baik profesional maupun semi-profesional, yang bersaing sebagai yang paling memikat bagi hampir 350 juta penikmat konten yang mereka buat.

"Saat pertama kali terjun di dunia ini pada 2015, tidak terlalu banyak kompetisi yang terjadi. Kini, semua orang yang memiliki smartphone dapat melakukan live streaming," ujarnya seperti dikutip detikINET dari New Zealand Herald, Senin (18/12/2017).


Credit Suisse, layanan perbankan global, memperkirakan bahwa nilai pasar live streaming di China dapat menyentuh angka USD 5 miliar (Rp 67,9 triliun) tahun ini. Jumlah tersebut hanya kalah dari industri layar lebar yang memiliki nilai USD 5,8 miliar (Rp 78,8 triliun).

Salah satu faktor yang mendukung hal tersebut adalah semakin banyak anak-anak muda di China yang menikmati hiburan lewat ponsel pintar tanpa perlu keluar dari rumah mereka.

Meskipun beberapa broadcaster live streaming di negara tersebut yang mampu memperoleh penghasilan hingga jutaan Yuan dalam setahun, namun bukan berarti pekerjaan tersebut menjanjikan pemasukan yang tinggi.

Tencent Research Institute melakukan survei terhadap 4.500 broadcaster live streaming di China. Hasilnya, hanya 5% yang dapat meraih penghasilan hingga lebih dari 10 Ribu Yuan (Rp 20 Juta) setiap bulan.

Sedangkan 70% dari responden mengatakan bahwa pendapatan mereka tiap bulannya tidak sampai 100 Yuan (Rp 200 Ribu). (fyk/rou)
FOKUS BERITA Selfie Berujung Maut