Senin, 11 Des 2017 15:22 WIB

Halau Pegawai Lembur Berlebihan, Jepang Kerahkan Drone

Muhammad Alif Goenawan - detikInet
Foto: Hasan Al Habshy Foto: Hasan Al Habshy
Jakarta - Hingga kini sudah banyak perusahaan yang memanfaatkan drone untuk berbagai kebutuhan, mulai dari fotografi sampai mengantar barang. Namun, perusahaan di Jepang ini punya ide lain bagaimana memanfaatkan drone, yakni mengawasi karyawannya.

Tapi, tunggu dulu. Mengawasi di sini bukan mengawasi apakah karyawan itu bekerja atau tidak. Drone ini nantinya akan dipakai untuk mmonitor apakah ada karyawannya yang bekerja terlalu berlebihan atau tidak.


Ya, seperti diketahui budaya lembur atau bekerja melebihi jam kantor memang sudah menjadi tradisi di Jepang. Hal ini lumrah dilakukan untuk memenuhi kebutuhan hidup, di mana Jepang menjadi salah satu negara dengan biaya hidup yang tinggi.

Namun, karena sering kali terjadi kasus kematian akibat terlalu banyak bekerja, akhirnya beberapa tahun belakang mulai terjadi sedikit pergeseran terhadap budaya ini. Beberapa perusahaan sudah mulai mewajibkan karyawannya segera pulang apabila sudah waktunya.

Nah, guna mendukung perusahaan dalam mengorganisir karyawannya, perusahaan telekomunikasi NTT mencoba untuk menciptakan layanan baru berupa drone. Dengan menerbangkan drone ini, seperti dikutip detikINET dari Rocket News 24, Senin (11/12/2017), perusahaan bisa melakukan patroli di kantornya dan melihat apakah masih ada karyawan yang bekerja selepas jam pulang.

Sistem bernama T-Frend ini dikembangkan dengan menggandeng produsen drone berbasis Tokyo, Blue Innovation dan Taisei, sebuah penyedia manajemen gedung yang berlokasi di Nagoya, Jepang.

Penerbangan dan waktu drone disetel secara otomatis, tidak memerlukan data operator dan GPS, karena drone ini bernavigasi dengan menggunakan kamera onboard. Setelah drone berangkat, drone akan merekam apa yang mereka lihat dan mengunggahnya di cloud pengguna, menggunakan teknologi NTT.

T-Frend rencananya akan mulai diuji coba pada musim semi atau sekitar bulan Maret sampai Mei. Baru nantinya akan dirilis secara resmi pada bulan Oktober 2018. (mag/fyk)

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed