Kamis, 02 Nov 2017 11:19 WIB

Laporan dari Singapura

Uber Siapkan Pesaing Go-Pay dan GrabPay

Agus Tri Haryanto - detikInet
Brooks Entwistle. Foto: Agus Tri Haryanto/inet Brooks Entwistle. Foto: Agus Tri Haryanto/inet
Singapura - Uber merencanakan untuk menghadirkan fitur pembayaran non-tunai kepada penggunanya. Hal ini dinilai akan memudahkan pengguna dalam memilih pembayaran ketika memanfaatkan layanan Uber.

Begitu yang diucapkan oleh Brooks Entwistle selaku Chief Business Officer Asia Pasific Uber dalam wawancara kepada media asal Indonesia di Singapura, Selasa (1/11/2017).

"Kita sedang mencari partnership, termasuk untuk menghadirkannya di Indonesia," kata Brooks.

Itu artinya, Uber akan memberikan alternatif baru kepada pengguna dalam hal pembayaran. Selama ini, Uber menyediakan pembayaran secara tunai maupun lewat kartu kredit. Apabila terealisasi, maka Uber menyediakan fitur pembayaran non-tunai mirip seperti Go-Jek lewat Go-Pay dan Grab dengan GrabPay.

Mengenai kapan fitur tersebut akan tersedia di aplikasi Uber, Brooks mengaku tidak bisa mengungkapkan secara rinci. Namun pembahasan fitur tersebut aktif dilakukan oleh pihaknya.

"Saya tidak bisa berbicara lebih kepada Anda tapi itu adalah fokus utama yang aktif dibahas. Kami sangat antusias untuk menyediakan solusi e-wallet tersebut," sebutnya.

Uber memandang Indonesia merupakan negara yang paling penting untuk dikembangkan potensi bisnisnya dibandingkan negara lainnya di kawasan Asia Tenggara.

"Bila berbicara bisnis di kawasan Asia Tenggara, Indonesia adalah hal yang penting. Begitu besar peluangnya (untuk dikembangkan). Ya, sangat penting," ucapnya. (fyk/fyk)

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed