Senin, 16 Okt 2017 18:32 WIB

Disetop BI, Begini Nasib Layanan Uang Elektronik Tokopedia

Adi Fida Rahman - detikInet
Tokopedia. Foto: detikINET/Irna Prihandini Tokopedia. Foto: detikINET/Irna Prihandini
Jakarta - Bank Indonesia (BI) telah menghentikan sementara (suspend) layanan uang elektronik milik Tokopedia akhir September lalu. Lantas bagaimana nasibnya kini?

Ditemui usai pengumuman kerjasama dengan JNE, Founder sekaligus CEO Tokopedia William Tanuwijaya mengungkap perkembangan layanan bernama Tokocash itu. Hingga sekarang ini, pihaknya terus mengejar perizinan di BI.

"Saat ini masih dalam proses. Kami aktif berdiskusi dengan BI agar Tokocash dapat segera mendapat lisensi. Tapi kami optimis karena BI punya gerakan untuk mendorong non tunai sama seperti misi Tokopedia," kata William di kantor pusat JNE, Jakarta, Senin (16/10/2017).

Namun William tidak bisa memastikan kapan layanan Tokocash bisa diisi ulang kembali. Semua itu merupakan wewenang penuh BI. Sembari menunggu proses lisensi dari regulator, Tokopedia tengah mengoptimalkan fungsi Tokocash itu sendiri.

"Nanti setelah mendapat lisensi, Tokocash tidak hanya dapat melakukan pembayaran di Tokopedia. Tapi bisa untuk yang lainnya," ujar William.

Seperti diketahui, BI menghentikan sementara TokoCash lantaran belum adanya izin. Direktur Program Elektronifikasi Departemen Kebijakan dan Pengawasan Sistem Pembayaran BI, Pungky Purnomo Wibowo mengatakan penghentian layanan akan dilakukan hingga pihak pemilik mendapatkan izin.

"Sesuai ketentuan ya, sampai perizinan mereka selesai. Sekarang masih proses," kata Pungky di Gedung BI, Jumat (22/9/2017).

Dia menjelaskan dalam memberikan izin penerbitan uang elektronik BI akan memastikan keamanan sistem IT agar terjaga dengan baik.

Akibat penghentian sementara Tokocash oleh BI, konsumen Tokopedia yang menggunakan layanan tersebut tidak dapat melakukan isi ulang. Namun, seluruh fitur TokoCash seperti transaksi, cashback, refund dan redeem Gift Card masih berfungsi seperti biasa (afr/fyk)
-
Load Komentar ...

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed