Sabtu, 02 Sep 2017 21:59 WIB

#ShameOnYouSuuKyi Meledak Pasca Tangisan #SaveRohingya

Achmad Rouzni Noor II - detikInet
Aung San Suu Kyi (Reuters) Aung San Suu Kyi (Reuters)
Jakarta - Setelah tangisan #SaveRohingya membuat miris, kini giliran #ShameOnYouSuuKyi meledak di media sosial pasca pembantaian terhadap etnis Rohingya oleh militer Myanmar.

Para netizen di Twitter ramai-ramai mengecam pemimpin de-facto Myanmar Aung San Suu Kyi, yang membiarkan tragedi kemanusiaan itu terjadi di depan matanya.

Padahal, Suu Kyi selama ini dikenal sebagai pembela demokrasi dan pejuang HAM yang bahkan pernah ditahan oleh Junta Militer Myanmar selama bertahun-tahun.

Itu sebabnya, banyak warganet yang kecewa dan melampiaskan amarahnya lewat tagar #ShameOnYouSuuKyi, seperti dikunjungi detikINET, Sabtu (2/9/2017).

Dalam waktu singkat, ada ribuan keluh kesah yang dikicaukan para netizen. Tagar ini pun sontak melesat jadi trending topic nomor satu di Indonesia.







Seperti dilansir Guardian, tercatat ada 38 ribu warga Rohingya telah keluar dari Rakhine dan sebagian mereka masih terlunta-lunta. Dilaporkan bahwa setidaknya 400 orang Rohingya dibantai dengan senjata oleh militer dan kelompok garis keras kaum Buddha setempat.

Laporan PBB menyebutkan ada sekitar 20 ribu etnis Rohingya yang pada saat ini terlunta-lunta dan tidak diperbolehkan masuk ke wilayah negara-negara yang mereka tuju.

Namun disebutkan angka-angka tersebut masih perlu dikonfirmasi mengingat pada saat ini pemerintah Myanmar sudah melarang jurnalis dan pekerja media massa memasuki wilayah Rakhine.

Indonesia pun ikut mengambil langkah strategis dalam hal ini. Menteri Luar Negeri Retno Marsudi akan terbang ke Yangon, Myanmar, untuk mencari penyelesaian konflik Rohingya saat bertemu Aung San Suu Kyi. (rou/rou)
-
Load Komentar ...

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed